Skip to content
Yellow Desk
Agustus 29, 2026
Kumparannews

Pelajar SMK di Kebumen Dianiaya di Belakang Sekolah: Ditendang-Dibanting

Robert Hernandez - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Pelajar SMK di Kebumen Dianiaya di belakang sekolah menjadi perhatian publik setelah video perundungan tersebut viral di media sosial. Kapolres Kebumen, AKBP

Pelajar SMK di Kebumen Dianiaya di Belakang Sekolah: Ditendang-Dibanting

Kasus Penganiayaan Pelajar SMK di Kebumen: Investigasi Polisi Berlanjut

Kabarnusantaraku.com – Pelajar SMK di Kebumen Dianiaya di belakang sekolah menjadi perhatian publik setelah video perundungan tersebut viral di media sosial. Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan resmi mengenai dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar. Berdasarkan keterangan yang disampaikan pada Sabtu (15/8), unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kebumen sudah memeriksa korban, pelapor, serta saksi yang terlibat dalam peristiwa tersebut secara mendalam.

Polres Kebumen telah melakukan langkah-langkah penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan kejadian tersebut, kata Putu lewat keterangannya.

Detail Kejadian di Belakang Sekolah

Menurut hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik, insiden perundungan ini berlangsung pada hari Jumat (7/8) sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasi kejadian berada di belakang sebuah sekolah menengah kejuruan swasta yang terletak di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen. Video yang terekam kamera menunjukkan seorang pelajar SMK masih mengenakan seragam sekolah saat dianiaya oleh seorang remaja pria tanpa baju di area kebun.

Aksi pelaku terlihat sangat agresif, menyerupai gerakan seorang petinju yang memukul wajah korban berulang kali. Setelah itu, korban diangkat dan dijatuhkan ke tanah dengan keras. Pelaku juga sempat membenturkan lututnya ke arah wajah korban. Beberapa pelajar lain yang berada di sekitar lokasi berusaha memisahkan kedua pihak yang sedang berkelahi.

Proses Hukum dan Koordinasi Medis

Terduga pelaku saat ini masih berstatus sebagai pelajar dan berusia di bawah umur, namun identitasnya belum terungkap secara resmi. Selain melakukan pemeriksaan terhadap para pihak, penyidik juga mengumpulkan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Polisi berencana meminta keterangan tambahan dari sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa itu secara detail.

Pemeriksaan masih berjalan. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk kepentingan pemeriksaan medis dan visum terhadap korban, ucapnya.

Putu menjelaskan bahwa pihaknya akan menggelar perkara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang telah diperoleh. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarluaskan identitas maupun rekaman yang dapat memperburuk kondisi korban, mengingat perkara ini melibatkan anak-anak. Penanganan kasus pelajar SMK di Kebumen ini tetap mengutamakan kepentingan korban.

Penanganan perkara tetap kami lakukan sesuai prosedur dan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku terhadap anak, katanya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus

Berapa usia terduga pelaku dalam kasus ini? Terduga pelaku masih berstatus sebagai pelajar dan berusia di bawah umur, namun usia pastinya belum diumumkan secara resmi oleh pihak kepolisian.

Di mana lokasi tepatnya kejadian penganiayaan? Kejadian terjadi di belakang sekolah menengah kejuruan swasta di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen.

Apakah korban sudah mendapatkan penanganan medis? Ya, pihak kepolisian sedang berkoordinasi dengan rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan medis dan visum terhadap korban.

Mengapa identitas pelaku belum diungkap? Identitas pelaku belum diungkap karena ia masih berusia di bawah umur dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku untuk anak-anak.

Bagaimana langkah hukum selanjutnya? Polisi akan menggelar perkara dan menentukan langkah hukum berdasarkan hasil pemeriksaan lengkap dan alat bukti yang telah dikumpulkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *