Skip to content
Yellow Desk
Agustus 29, 2026
Kumparannews

Respons Rencana Demo 27 Agustus, KAMMI Tolak Upaya Provokasi Pecah Belah Bangsa

Mary Davis - kabarnusantaraku.com 2 mins read

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) resmi menyampaikan respons rencana demo 27 Agustus yang dijadwalkan oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu

Respons Rencana Demo 27 Agustus, KAMMI Tolak Upaya Provokasi Pecah Belah Bangsa

Respons Rencana Demo 27 Agustus: KAMMI Tolak Provokasi

Kabarnusantaraku.com – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) resmi menyampaikan respons rencana demo 27 Agustus yang dijadwalkan oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI. Melalui pernyataan yang dibacakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, organisasi mahasiswa itu menegaskan bahwa setiap manuver bernuansa koersif atau provokatif tidak akan mendapat ruang dalam tatanan demokrasi Indonesia. Sikap tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa marwah lembaga negara dan keutuhan persatuan nasional harus dijaga dari segala bentuk intervensi yang mengatasnamakan aspirasi rakyat.

Konteks Pernyataan di Jakarta Selatan

Pernyataan resmi itu dibacakan oleh Ketua KAMMI Amri Akbar dalam jumpa pers di sebuah kafe kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Ia menjelaskan bahwa respons rencana demo 27 Agustus ini lahir dari kekhawatiran bahwa aksi yang mengatasnamakan aspirasi rakyat justru dapat menjadi instrumen untuk mengancam simbol-simbol kenegaraan dan lembaga legislatif. Menurut Amri, menyandera atau mengancam DPR merupakan eskalasi yang bertentangan dengan prinsip demokrasi beradab dan tidak mencerminkan kedewasaan politik masyarakat Indonesia.

Penolakan Tegas terhadap Upaya Pecah Belah

Dalam poin pertama pernyataannya, KAMMI secara eksplisit menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi mengoyak persatuan dan kesatuan bangsa. Amri menegaskan bahwa narasi konfrontatif yang memanfaatkan momentum politik untuk memicu kegaduhan tidak sejalan dengan semangat kebangsaan. Ia menambahkan bahwa fasilitas negara dan tatanan sosial harus dijaga bersama, bukan dijadikan arena bentrokan yang merugikan kepentingan publik secara luas.

“Pertama, kami menolak upaya provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.”

Hak Menyampaikan Pendapat Tetap Dihormati

Walaupun sikap penolakan ditegaskan, KAMMI tidak mengabaikan hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin undang-undang. Amri menyatakan bahwa kritik dan aspirasi merupakan

Frequently Asked Questions

What is Respons Rencana Demo 27 Agustus KAMMI?

Respons Rencana Demo 27 Agustus KAMMI is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Respons Rencana Demo 27 Agustus KAMMI matter?

Respons Rencana Demo 27 Agustus KAMMI matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *