Saat Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Aceh
Kabarnusantaraku.com – Saat Bendera Merah Putih Kembali berkibar di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, menjadi penanda berakhirnya ketegangan yang mengguncang kawasan tersebut sehari sebelumnya. Pada Minggu (16/8), prajurit TNI dari Kodim 0101 KBA, Yonif Raider 112/Dharma Jaya, Yon Zipur 16/Dhika Anoraga, dan Yon Armed 17/Rencong Cakti memasang ulang bendera Merah Putih serta umbul-umbul kebangsaan di kompleks masjid. Aksi pemulihan simbol negara ini sekaligus menjadi persiapan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kronologi Kericuhan: Peringatan Hari Damai Aceh ke-21
Peristiwa bermula pada Sabtu (15/8), di penghujung rangkaian acara peringatan 21 tahun perdamaian Aceh. Setelah seluruh orasi selesai, sekelompok massa berupaya mengibarkan bendera bulan bintang di salah satu tiang kompleks masjid. Aparat TNI yang berjaga melarang tindakan tersebut dan melepaskan tembakan peringatan ke udara.
Suara letusan membuat kerumunan tersentak dan tiarap sesaat, namun ketegangan tidak mereda. Massa bergerak mengejar aparat sambil melemparkan batu bata serta benda-benda lain. Aksi pelemparan membentang dari halaman masjid hingga kawasan Gedung DPRK Banda Aceh dan Simpang Kodim. Beberapa kendaraan di sekitar lokasi turut terkena lemparan.
Polisi yang bertugas berupaya membubarkan kerumunan melalui imbauan mobil pengeras suara, namun upaya itu diabaikan. Petugas kemudian menyemprotkan air ke arah massa dan menggunakan gas air mata untuk mengendalikan situasi. Sejumlah warga dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Kapolda Turun Langsung dan Proses Pembebasan Warga
Irjen Pol Ruddi Setiawan, Kapolda Aceh, hadir langsung di lokasi saat kericuhan masih berlangsung. Ia melewati barisan pasukannya sendiri lalu berjalan mendekati kerumunan untuk berdialog tatap muka.
“Kita sama-sama saling menjaga supaya kita ini damai, tenteram, dan juga Aceh maju,” kata Ruddi di hadapan massa.
Dalam percakapan langsung itu, massa menyampaikan tuntutan agar warga yang sebelumnya diamankan segera dilepaskan. Kapolda memenuhi permintaan tersebut. Sekitar pukul 14.18 WIB, dua orang dibebaskan dan dihadirkan di depan kerumunan dengan pendampingan langsung dari Ruddi. Ia juga bersalaman dengan sejumlah peserta aksi sebagai gestur meredakan
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Saat Bendera Merah Putih Kembali Berkibar?
Saat Bendera Merah Putih Kembali Berkibar is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Saat Bendera Merah Putih Kembali Berkibar matter?
Saat Bendera Merah Putih Kembali Berkibar matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
