Skip to content
Yellow Desk
Agustus 28, 2026
Kumparannews

Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Susan Davis - kabarnusantaraku.com 4 mins read

Program Sekolah Rakyat (SR) yang menjadi prioritas nasional mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Sumenep. Melalui inisiatif strategis

Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Kabarnusantaraku.com – Program Sekolah Rakyat (SR) yang menjadi prioritas nasional mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Sumenep. Melalui inisiatif strategis, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 7,1 hektare yang sebelumnya dialokasikan untuk pembangunan sport center. Lokasi ini berada di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, dan berhadapan langsung dengan Universitas Wiraraja. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. dalam mendukung pendidikan berkualitas bagi masyarakat Sumenep.

Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah yang diambil oleh Pemkab Sumenep. Menurutnya, perubahan fungsi lahan ini mencerminkan iktikad baik dari pemerintah daerah dalam memastikan program prioritas nasional berjalan lancar. “Bupati Sumenep telah berjuang sekuat tenaga, mudah-mudahan ini jadi legacy beliau yang sudah habis-habisan memperjuangkan SR,” ujarnya dengan penuh harapan. Dukungan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Kondisi Lahan dan Aksesibilitas yang Memadai

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa lahan yang disiapkan memiliki kondisi datar dengan akses jalan desa yang sudah tersedia. Letaknya tidak jauh dari Jalan Trunojoyo, jalur nasional yang memudahkan mobilitas masyarakat. Kabid Linjamsos Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumenep, R Erwien Hendra Laksmono, menjelaskan bahwa lahan ini merupakan lokasi kedua yang diusulkan setelah lokasi pertama tidak memenuhi syarat teknis. Status lahan tersebut merupakan milik Pemkab dengan luas total 7,1 hektare.

Rombongan peninjauan yang dipimpin oleh Ishaq Zubaedi Raqib juga melibatkan Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai serta Kabid Tata Ruang Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep, Hariyanto Effendi. Peninjauan dilakukan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Sumenep, Jawa Timur. Kondisi lahan yang datar dan akses yang baik menjadi nilai tambah bagi pembangunan fasilitas pendidikan permanen di masa depan.

Tahap Koordinasi dan Persiapan Pembangunan

Dokumen pengajuan telah siap dan akan diserahkan langsung ke Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat di kantor Kemensos. Erwien menambahkan bahwa proposal akan segera dikirim, dengan Kepala Dinas Sosial dan PU yang akan menuju Jakarta dalam waktu dekat. Ia berharap pembangunan dapat dimulai pada tahun ini agar siswa tidak perlu menumpang lagi di gedung SKB. Koordinasi antar-dinas menjadi kunci keberhasilan program ini.

Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai menyarankan pembentukan sekretariat bersama untuk mempercepat konsolidasi antar-dinas. “Sekber akan mempercepat koordinasi dinas PU, dinas pendidikan, dinas sosial, dinas pertanian dan Katim PKH. Jadi konsolidasi nanti enak lengkap, konsolidasi persyaratan bisa cepat,” paparnya. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi hambatan birokrasi dan mempercepat proses pembangunan.

Sekolah Rakyat permanen ini nantinya akan menampung para siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep yang saat ini menumpang di Gedung SKB Kecamatan Batuan. SRT 49 telah beroperasi sejak 2025 dengan 76 peserta didik jenjang SD dan SMP. “Lantaran masih berstatus rintisan dan menumpang di gedung SKB, tampungnya sangat terbatas,” jelas Erwien. Dengan adanya lahan baru, kapasitas siswa dapat ditingkatkan secara signifikan.

“Status lahan milik Pemkab dengan luas 7,1 hektare,” ujar R Erwien Hendra Laksmono saat peninjauan lahan bersama Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib, Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai, Kabid Tata Ruang Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep Hariyanto Effendi, dan rombongan di Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (8/8/2026).

“Bupati Sumenep telah berjuang sekuat tenaga, mudah-mudahan ini jadi legacy beliau yang sudah habis-habisan memperjuangkan SR,” kata Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib.

“Sekber akan mempercepat koordinasi dinas PU, dinas pendidikan, dinas sosial, dinas pertanian dan Katim PKH. Jadi konsolidasi nanti enak lengkap, konsolidasi persyaratan bisa cepat,” saran Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai.

Frequently Asked Questions

Apa itu Sekolah Rakyat (SR)?

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan yang bertujuan memberikan akses belajar bagi masyarakat yang belum terjangkau oleh sistem pendidikan formal. Program ini fokus pada pembelajaran yang fleksibel dan sesuai kebutuhan lokal.

Mengapa lahan sport center dipilih untuk SR?

Lahan sport center dipilih karena kondisinya yang datar dan lokasinya yang strategis di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan. Selain itu, lahan ini merupakan milik Pemkab sehingga proses pengalihan fungsi lebih mudah.

Berapa jumlah siswa SRT 49 Sumenep saat ini?

SRT 49 Sumenep memiliki 76 peserta didik jenjang SD dan SMP yang saat ini menumpang di Gedung SKB Kecamatan Batuan. Dengan adanya lahan baru, kapasitas siswa dapat ditingkatkan.

Kapan pembangunan SR permanen direncanakan dimulai?

Pembangunan SR permanen direncanakan dapat dimulai pada tahun 2026, setelah dokumen pengajuan diserahkan ke Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat di kantor Kemensos.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *