Skip to content
Yellow Desk
Agustus 29, 2026
Kumparantech

Kacamata Pintar Meta Dilarang Masuk Pengadilan Inggris dan Wales

Susan Davis - kabarnusantaraku.com 4 mins read

Pemerintah Inggris dan Wales melalui His Majesty's Courts & Tribunals Service (HMCTS) telah mengesahkan kebijakan pelarangan penggunaan kacamata pintar Meta

Kacamata Pintar Meta Dilarang Masuk Pengadilan Inggris dan Wales

Larangan Kacamata Pintar Meta di Pengadilan Inggris dan Wales Resmi Ditetapkan

Kabarnusantaraku.com – Pemerintah Inggris dan Wales melalui His Majesty’s Courts & Tribunals Service (HMCTS) telah mengesahkan kebijakan pelarangan penggunaan kacamata pintar Meta di seluruh gedung pengadilan. Kebijakan ini resmi diterapkan setelah adanya kekhawatiran terhadap kemampuan perangkat tersebut merekam video secara tersembunyi tanpa disadari pihak lain. Petugas keamanan kini bertugas menyita sementara alat tersebut dari setiap pengunjung yang membawa kacamata pintar ke dalam area pengadilan. Dengan demikian, Kacamata Pintar Meta Dilarang Masuk ke dalam lingkungan peradilan di kedua wilayah tersebut.

Menurut pernyataan resmi HMCTS yang dikutip oleh The Guardian, aturan ini sejalan dengan pembatasan ketat mengenai pengambilan gambar atau video di lingkungan pengadilan dan tribunal. “Mengingat adanya pembatasan yang jelas terkait pengambilan gambar atau video di dalam pengadilan dan tribunal, oleh karenanya penggunaan kacamata Meta dilarang,” jelas juru bicara lembaga tersebut. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat mengakibatkan pengunjung ditahan hingga perangkat diperiksa lebih lanjut.

Perbedaan Perlakuan dengan Smartphone

Meskipun pengunjung dan pengacara diperbolehkan membawa smartphone ke dalam gedung pengadilan, perangkat genggam tersebut tidak dapat digunakan untuk merekam jalannya persidangan. HMCTS tidak memberikan pengecualian khusus bagi kacamata pintar Meta, sehingga pengguna diminta menyerahkan perangkat saat memasuki gedung dan akan mendapatkannya kembali setelah keluar. Prosedur ini mirip dengan aturan yang berlaku bagi kamera digital dan perangkat perekam lainnya.

Mengambil gambar atau merekam video di gedung pengadilan Inggris tanpa izin resmi merupakan pelanggaran yang dapat menyebabkan pelaku dituntut atas penghinaan terhadap pengadilan. Kekhawatiran terhadap kacamata pintar semakin meningkat setelah insiden pada awal 2026 di Pengadilan Tinggi Inggris. Kasus tersebut menjadi pemicu utama bagi HMCTS untuk mengambil tindakan tegas terhadap penggunaan perangkat teknologi ini.

Kasus Laimonas Jakštys dan Dampaknya

Laimonas Jakštys diminta melepas kacamata pintarnya ketika menjalani persidangan mengenai jabatan direktur sebuah perusahaan properti. Hakim Raquel Agnello KC menilai Jakštys mendapat bantuan atau arahan ketika menjawab pertanyaan dalam pemeriksaan silang. Jakštys membantah menggunakan perangkat tersebut untuk menerima jawaban. Ia juga membantah kacamata itu terhubung ke smartphone miliknya. Kasus ini menjadi preseden penting dalam penegakan aturan baru.

Hingga saat ini, HMCTS tidak memiliki data mengenai jumlah kasus penggunaan atau penyitaan kacamata pintar di gedung pengadilan. Namun, tren pelarangan ini sudah dimulai lebih dulu di Amerika Serikat. Berbagai yurisdiksi di AS telah mengadopsi kebijakan serupa untuk menjaga integritas proses peradilan.

Pelanggaran di Berbagai Negara

Sistem pengadilan New York lebih dahulu melarang kacamata pintar pada Juli 2026. Aturan tersebut bertujuan mencegah orang merekam jalannya persidangan tanpa diketahui. Orang yang membawa kacamata pintar tidak diizinkan memasuki fasilitas Unified Court System New York sebelum menitipkan perangkat tersebut kepada petugas berseragam. Langkah ini memastikan tidak ada rekaman yang dilakukan secara diam-diam selama persidangan berlangsung.

Persoalan serupa sempat muncul dalam persidangan kasus kecanduan media sosial di California pada Februari 2026. Sejumlah anggota tim keamanan CEO Meta Mark Zuckerberg terlihat mengenakan kacamata Meta di ruang sidang. Hakim Carolyn B. Kuhl mengancam akan menjatuhkan tuduhan penghinaan terhadap pengadilan jika petugas keamanan itu terbukti merekam persidangan. Insiden ini menunjukkan bahwa bahkan petugas keamanan pun tidak kebal dari aturan tersebut.

Kacamata pintar Meta memungkinkan pengguna merekam video dari sudut pandang orang pertama tanpa memegang kamera. Kemampuan tersebut memicu kekhawatiran bahwa orang dapat merekam lingkungan sekitar atau individu lain tanpa persetujuan. Teknologi ini semakin canggih namun juga semakin memicu kontroversi di berbagai sektor publik.

Respons Meta dan Penjualan Global

Meta dilaporkan menjual 7 juta unit kacamata pintar pada 2025. Perangkat tersebut dipasarkan dengan harga mulai 269 poundsterling hingga 469 poundsterling. Meta tidak memberikan komentar mengenai larangan yang diterapkan pengadilan Inggris dan Wales. Perusahaan menjelaskan bahwa lampu indikator akan berkedip ketika kacamata sedang merekam. Meta juga mengklaim terus memperbarui teknologi pendeteksi manipulasi untuk mencegah pengguna menutupi lampu indikator selama perekaman berlangsung.

Selain lingkungan pengadilan, sejumlah restoran, teater, dan pub di Inggris, termasuk jaringan Wetherspoons, telah melarang perangkat tersebut karena alasan privasi. Kritik bahkan menyebutnya sebagai “kacamata mesum” karena dikhawatirkan digunakan untuk merekam orang, terutama perempuan, tanpa izin. Larangan ini menunjukkan bahwa dampak teknologi tidak hanya terbatas pada sektor peradilan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Larangan Kacamata Pintar Meta

Apa yang harus dilakukan pengunjung jika membawa kacamata pintar Meta ke pengadilan? Pengunjung diminta menyerahkan kacamata pintar kepada petugas keamanan saat memasuki gedung pengadilan. Perangkat akan disimpan hingga pengunjung selesai menghadiri persidangan dan siap untuk keluar.

Apakah larangan ini berlaku untuk semua model kacamata Meta? Ya, HMCTS menerapkan larangan untuk semua jenis kacamata pintar Meta yang memiliki kemampuan merekam video, termasuk model terbaru yang diluncurkan pada tahun 2025 dan 2026.

Berapa lama kacamata pintar disimpan di pengadilan? Kacamata pintar umumnya disimpan selama durasi persidangan berlangsung, yang bisa berkisar dari beberapa jam hingga satu hari penuh tergantung jadwal sidang.

Apakah ada denda jika melanggar aturan ini? Pengunjung yang terbukti menggunakan kacamata pintar untuk merekam persidangan secara diam-diam dapat dikenakan denda atau bahkan dituntut atas penghinaan terhadap pengadilan.

Apakah larangan ini juga berlaku untuk pengacara dan juri? Ya, larangan ini berlaku untuk semua orang yang hadir di dalam gedung pengadilan, termasuk pengacara, juri, saksi, dan staf pengadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *