Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparanbisnis

Latest Program: Prabowo Sebut Kopdes Merah Putih Bisa Tekan Margin Tengkulak Jadi 5%

Daniel Lopez - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Prabowo: Kopdes Merah Putih Tekan Margin Tengkulak Jadi 5% Latar Belakang Program Terbaru Latest Program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto mendapat

Latest Program: Prabowo Sebut Kopdes Merah Putih Bisa Tekan Margin Tengkulak Jadi 5%

Prabowo: Kopdes Merah Putih Tekan Margin Tengkulak Jadi 5%

Latar Belakang Program Terbaru

Latest Program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto mendapat perhatian khusus karena menawarkan solusi untuk mengurangi beban para petani dalam proses distribusi bahan pokok. Ia menjelaskan bahwa program ini bertujuan mengoptimalkan rantai pasok sehingga margin yang diambil oleh tengkulak (pihak tengah) bisa ditekan hingga 5 persen. Prabowo mengungkapkan bahwa sistem ini adalah bagian dari inisiatif pemerintah untuk menciptakan keadilan ekonomi di tingkat desa.

“Tujuannya (Kopdes Merah Putih) itu kita menemukan rantai pasok ini bisa memicu menghemat ratusan ribu triliun rupiah,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7).

Struktur dan Konsep Kopdes Merah Putih

Latest Program ini dirancang sebagai koperasi desa yang terintegrasi, dengan sistem distribusi yang menghubungkan langsung petani ke konsumen. Prabowo menegaskan bahwa konsep ini mengurangi langkah distribusi yang sebelumnya melibatkan beberapa pihak, seperti pengumpul, subdistributor, dan grosir. Dengan pendekatan ini, petani tidak lagi menjadi korban margin distribusi yang tinggi, yang sebelumnya mencapai 30-40 persen.

“Jadi yang dinikmati oleh petani hanya 30 persen, sepertiga, yang 40 persen dinikmati oleh middleman. Ya, sulit untuk ada kemakmuran,” tutur Prabowo.

Pelaksanaan dan Tantangan

Program ini mulai diimplementasikan dalam waktu satu setengah bulan, dengan sekitar 1.000 koperasi yang sudah beroperasi. Prabowo menyebut bahwa meskipun ada beberapa kendala, seperti keterbatasan akses listrik, air, dan internet, pihak pemerintah telah berupaya memperbaikinya secara bertahap. Ia menambahkan bahwa pendirian Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengubah sistem distribusi yang tidak seimbang.

“Kita sudah mulai 1.000 Koperasi Desa Merah Putih, tentunya baru 1,5 bulan beroperasi banyak kekurangan ada yang listriknya, airnya, internet,” sebutnya.

Manfaat Koperasi Terintegrasi

Kopdes Merah Putih diharapkan bisa menjadi tulang punggung sistem distribusi yang lebih efisien dan transparan. Prabowo menjelaskan bahwa koperasi ini akan mengurangi risiko penimbunan barang dan meningkatkan kecepatan distribusi ke pasar. Dengan margin distribusi yang hanya 5-10 persen, petani bisa memperoleh bagian yang lebih besar dari keuntungan komoditas mereka, yang sebelumnya banyak diambil oleh tengkulak.

“Ini saya kira sangat strategis tentunya usaha besar pasti banyak kekurangan sama dengan MBG (Makan Bergizi Gratis) ada kekurangan, ada penyelewengan, kita segera bertindak. Kita segera perbaiki,” ucap Prabowo.

Komitmen Terhadap Subsidi Rakyat

Latest Program juga menekankan pentingnya subsidi bagi rakyat. Prabowo menyebut bahwa semua barang yang dijual oleh Kopdes Merah Putih adalah subsidi dan tidak boleh diperdagangkan dengan harga yang melebihi nilai sebenarnya. Ia menjelaskan bahwa koperasi ini dilengkapi dengan fasilitas seperti gudang penyimpanan, truk operasional, dan ruang pendingin untuk memastikan keberlanjutan program tersebut.

Harapan dan Perspektif Masa Depan

Prabowo optimis bahwa dengan implementasi Kopdes Merah Putih, inflasi dapat ditekan secara signifikan. Ia menyebut bahwa program ini merupakan langkah konkrit dalam menekan biaya hidup masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, ia menargetkan bahwa pendirian koperasi ini akan menjadi model yang bisa diadopsi di seluruh Indonesia, memberikan dampak luas bagi kesejahteraan petani.

Analisis Dampak Ekonomi

Menurut Prabowo, Latest Program ini bisa menggerakkan perubahan struktural dalam perekonomian. Dengan menekan margin distribusi, harga kebutuhan pokok diharapkan menjadi lebih terjangkau. Ia juga menyoroti bahwa koperasi desa tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendorong keberlanjutan pertanian dan pengurangan ketergantungan pada sistem distribusi luar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *