Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparanbisnis

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.366, Rupiah Stagnan di Rp 17.904 per Dolar AS

Daniel Lopez - kabarnusantaraku.com 2 mins read

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6 366 pada sesi perdagangan hari Selasa, 12 Maret 2025. Indeks Harga Saham Gabungan mencatatkan sentimen positif di awal sesi

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.366, Rupiah Stagnan di Rp 17.904 per Dolar AS

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.366, Rupiah Stabil di Rp 17.904

Kabarnusantaraku.com – IHSG Dibuka Menguat ke Level 6 366 pada sesi perdagangan hari Selasa, 12 Maret 2025. Indeks Harga Saham Gabungan mencatatkan sentimen positif di awal sesi dengan posisi hijau yang menarik perhatian investor. Berdasarkan data yang dihimpun dari platform Stockbit pada pukul 09:00 WIB, IHSG dibuka di angka 6.366,01 poin. Angka ini merepresentasikan kenaikan sebesar 0,41 persen dibandingkan penutupan sesi sebelumnya.

Performa pembukaan yang kuat ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap kondisi pasar domestik. Level penutupan perdagangan hari sebelumnya tercatat di posisi 6.340,02 poin, sehingga pergerakan pagi ini menandai kelanjutan tren positif. Aktivitas perdagangan juga menunjukkan volume yang cukup signifikan dengan total transaksi mencapai 1,29 miliar lembar saham. Nilai transaksi keseluruhan tercatat sebesar Rp 485,33 miliar dengan frekuensi mencapai 96.220 kali.

Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Sementara itu, nilai tukar rupiah menunjukkan kondisi yang stabil terhadap mata uang dolar Amerika Serikat. Kurs rupiah terpantau berada di level Rp 17.904 per dolar AS tanpa mengalami perubahan dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Stabilitas ini mencerminkan sentimen yang relatif tenang di pasar valuta asing domestik di tengah ketidakpastian global.

Rupiah stagnan di Rp 17.904 per dolar AS, menunjukkan konsolidasi yang sehat setelah periode volatilitas sebelumnya.

Pergerakan Bursa Asia yang Bervariasi

Bursa-bursa di kawasan Asia menunjukkan pergerakan yang beragam pada pagi hari ini, mencerminkan dinamika ekonomi regional yang berbeda-beda. Mengutip data dari Stockbit dan Yahoo Finance, berikut rangkuman pergerakan indeks regional yang menjadi acuan investor Indonesia.

Indeks Nikkei 225 di Jepang mencatatkan kenaikan sebesar 0,33 persen menuju level 66.449,27. Sementara itu, Indeks Hang Seng di Hong Kong mengalami penurunan 0,61 persen ke level 24.978,90. Di sisi lain, Indeks SSE Composite di China menunjukkan performa kuat dengan kenaikan 2,01 persen ke level 3.839,67. Terakhir, Indeks Straits Times di Singapura melemah tipis sebesar 0,10 persen ke level 5.521,26.

Pergerakan IHSG yang menguat ke level 6.366 ini sejalan dengan sentimen positif dari beberapa bursa Asia, khususnya China yang mencatatkan kenaikan signifikan. Investor domestik tampaknya merespons positif perkembangan ini dengan meningkatkan aktivitas perdagangan di awal sesi. Volume transaksi yang mencapai 1,29 miliar lembar saham menunjukkan minat yang cukup tinggi dari berbagai kalangan investor.

Kondisi pasar yang stabil ini diharapkan dapat berlanjut sepanjang sesi perdagangan hari ini. Dengan IHSG yang dibuka menguat dan rupiah yang stagnan, investor memiliki ruang untuk melakukan strategi akumulasi atau profit taking sesuai dengan profil risiko masing-masing. Monitor terus perkembangan pasar untuk mengidentifikasi peluang investasi yang tersedia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *