Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparanbisnis

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Masih Difokuskan untuk Pesawat Domestik

Daniel Lopez - kabarnusantaraku.com 2 mins read

Proses Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Masih menjadi prioritas utama dalam pengembangan infrastruktur penerbangan nasional. Menteri Perhubungan Dudy

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Masih Difokuskan untuk Pesawat Domestik

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Masih Fokus ke Domestik

Kabarnusantaraku.com – Proses Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Masih menjadi prioritas utama dalam pengembangan infrastruktur penerbangan nasional. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandi mengonfirmasi bahwa Bandara Husein Sastranegara di Bandung dijadwalkan kembali beroperasi pada September 2026. Dalam tahap awal operasional, bandara bersejarah ini akan memfokuskan layanannya pada penerbangan domestik, sementara rute internasional tetap terpusat di Bandara Kertajati, Majalengka.

Dudy Purwagandi menjelaskan bahwa strategi ini diambil untuk memastikan efisiensi operasional. “Pada tahap awal, bandara tersebut hanya akan melayani penerbangan domestik, sementara rute internasional tetap dipusatkan di Bandara Kertajati,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Selasa (21/7). Pendekatan bertahap ini dinilai tepat untuk mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.

Target Operasional September 2026

Target pembukaan kembali Bandara Husein Sastranegara pada September 2026 masih sesuai dengan rencana awal. Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menargetkan bandara tersebut mulai beroperasi kembali pada 17 September 2026. “Berjalan, September (operasional),” tegas Dudy Purwagandi. Tanggal ini menjadi momen penting bagi masyarakat Bandung yang telah lama menunggu layanan penerbangan langsung dari bandara tersebut.

“Karena harus ada mempersiapkan runway dan sebagainya, fasilitas kan sudah lama banyak yang tidak digunakan. Itu harus diperbaiki dulu,” jelas Dudy Purwagandi mengenai persiapan teknis yang masih berlangsung.

Sejumlah persiapan teknis masih harus diselesaikan sebelum bandara kembali melayani penerbangan komersial. Perbaikan landasan pacu menjadi prioritas utama, mengingat fasilitas tersebut sudah lama tidak digunakan secara optimal. Selain itu, berbagai fasilitas penunjang lainnya juga memerlukan pemeliharaan dan modernisasi untuk memenuhi standar keselamatan penerbangan terkini.

Kesiapan Infrastruktur dan Tim Operasional

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa target operasional pada 17 September 2026 mengacu pada kesiapan yang telah disampaikan oleh PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports. “Dari Angkasa Pura, untuk (bandara di) Bandung itu mereka sudah siapkan untuk tanggal 17 September (tahun ini) operasi,” kata Lukman dalam Media Briefing di Jakarta Selatan, Jumat (26/6).

Saat ini, InJourney Airports telah membentuk Tim Operational Readiness Activation and Transition (ORAT) khusus untuk mempersiapkan pembukaan kembali Bandara Husein Sastranegara. Tim ini bertugas memastikan seluruh aspek operasional siap dijalankan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menegaskan bahwa seluruh persiapan dilakukan sesuai arahan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. “Persiapan yang dilakukan mengacu kepada Surat Dirjen Perhubungan Udara, di mana ditekankan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan harus memenuhi persyaratan agar optimalisasi berjalan baik dan lancar,” ujar Pahlevi dalam keterangan tertulisnya.

Dengan fokus pada penerbangan domestik terlebih dahulu, Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Masih akan memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat Bandung. Bandara ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas penerbangan domestik dan mendukung pertumbuhan ekonomi regional melalui kemudahan akses transportasi udara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *