New Policy: Andre Rosiade Saksikan Pemecahan Rekor MURI Ketan Talam Durian 1 KM di Pekanbaru
New Policy – Dalam rangka mendorong pengembangan inisiatif baru, Pemerintah Kota Pekanbaru meluncurkan new policy yang menjadi sorotan publik. Sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-242 kota tersebut, Minggu (21/6/2026), Pekanbaru berhasil memecahkan rekor dunia dengan menampilkan Ketan Talam Durian sepanjang 1 kilometer, yang diakui oleh Museum Rekor Indonesia (MURI). New policy ini menggabungkan inovasi kota dalam memperkenalkan kebudayaan lokal dengan upaya pembangunan yang lebih inklusif.
Perayaan HUT Kota yang Menjadi Tengah Perhatian
Acara yang digelar di Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Car Free Day (CFD), menunjukkan komitmen Pemko Pekanbaru untuk memperkenalkan tradisi kuliner khas sebagai bentuk penghargaan terhadap kearifan lokal. Ketan Talam Durian, yang dibentangkan dari Gedung RRI hingga Flyover Sudirman, menjadi simbol keberhasilan new policy dalam menciptakan daya tarik wisata dan kebanggaan masyarakat. Warga dapat menikmati kue tradisional ini secara gratis, menjadikannya momen yang menyentuh dan memperkuat ikatan kebersamaan.
“Saya sangat bangga dengan new policy yang dijalankan Pemko Pekanbaru. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari warga hingga para pengusaha, membuktikan bahwa inisiatif pemerintah bisa menjadi sarana memperkuat ekonomi UMKM dan mempromosikan budaya daerah,”
Acara ini juga menunjukkan keterlibatan Forkopimda dan perangkat daerah dalam menghadirkan suasana yang mendorong keberhasilan new policy. MURI, lembaga yang membukukan rekor ini, mengapresiasi upaya Kota Pekanbaru dalam menciptakan inovasi yang kreatif dan bisa diapresiasi secara global. Pembuatan Ketan Talam Durian sepanjang 1 kilometer menandai salah satu bagian penting dalam perayaan HUT kota, yang juga menggambarkan perubahan dalam pendekatan pemerintah terhadap pengembangan ekonomi dan budaya.
Inisiatif New Policy dalam Pengelolaan Sampah
Di samping rekor Ketan Talam Durian, new policy juga terlihat dalam program pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat. Pemko Pekanbaru menerapkan waste station sebagai solusi cerdas dalam mengatasi masalah lingkungan, yang sejalan dengan visi new policy untuk menjadikan kota lebih hijau dan berkelanjutan. Andre Rosiade, Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI, menyoroti keberhasilan ini sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup warga.
“Tidak hanya rekor MURI yang menjadi pencapaian, tetapi juga new policy dalam pengelolaan sampah. Ini menunjukkan bahwa pemerintah kota mampu menggabungkan kreativitas dengan keberlanjutan, yang tentu bisa menjadi contoh bagi daerah lain,”
Program waste station yang digagas Pemko Pekanbaru menunjukkan upaya konkret untuk mendaur ulang sampah dan mengurangi pemborosan. Selain itu, new policy ini juga memberikan peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk terlibat dalam proyek pengelolaan limbah. Dengan adanya new policy, diharapkan masyarakat semakin antusias dalam menjaga lingkungan dan mengembangkan ekonomi lokal secara bersamaan.
Peran Masyarakat dalam Mewujudkan New Policy
Kehadiran ribuan warga, termasuk dari luar provinsi Riau, menjadi bukti bahwa new policy Pemko Pekanbaru mampu menarik perhatian dan mendukung keberhasilan acara. Pengunjung yang datang untuk menikmati Ketan Talam Durian juga turut mengapresiasi inisiatif-inisiatif yang diwujudkan melalui new policy, seperti pengurangan jalan berlubang dan peningkatan infrastruktur kota. Keterlibatan masyarakat aktif dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa new policy bukan hanya kebijakan pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama.
“Melalui new policy, warga Pekanbaru merasa lebih terlibat dalam pembangunan kota. Inisiatif seperti Ketan Talam Durian 1 kilometer dan waste station adalah bentuk upaya nyata untuk menggabungkan kebudayaan dengan keberlanjutan, yang sangat relevan dalam era kini,”
Andre Rosiade, yang hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa new policy yang diterapkan Pemko Pekanbaru menjadi inspirasi bagi kota-kota lain. Ia juga menyoroti bagaimana new policy mampu menyentuh berbagai aspek kehidupan, termasuk budaya, lingkungan, dan perekonomian. Keberhasilan ini memberikan gambaran bahwa kebijakan yang inovatif bisa memberikan dampak yang signifikan.
Kemajuan Kota Pekanbaru di Bawah New Policy
Sejak dilantik, Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar telah menunjukkan komitmen kuat dalam menyelesaikan tiga masalah utama kota, yaitu jalan berlubang, banjir, dan sampah. New policy yang diusung mereka berfokus pada solusi yang berkelanjutan dan mendorong partisipasi masyarakat. Rekor MURI dan program waste station adalah dua contoh nyata dari kebijakan ini, yang memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan ekonomi lokal.
“Dengan new policy, Pekanbaru bukan hanya sekadar kota yang berusia 242 tahun, tetapi juga menjadi contoh kota yang progresif dan berorientasi pada masa depan. Pemecahan rekor MURI dan inisiatif-inisiatif lain menunjukkan bahwa kota ini siap menghadapi tantangan secara kreatif dan bersama,”
Kehadiran Andre Rosiade dalam acara ini menjadi penegasan bahwa new policy Pekanbaru mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh politik. Pemecahan rekor MURI tidak hanya menjadi kebanggaan bagi warga Pekanbaru, tetapi juga menunjukkan bahwa new policy yang diusung kota ini mampu memperkuat citra dan memperkenalkan inovasi yang bisa diterapkan di kota-kota lain. Ini adalah langkah penting dalam menggerakkan kebijakan yang lebih inklusif dan berdampak luas.
