Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparanbisnis

Angsuran Pertama Utang Rp 240 T Agrinas Pangan ke Himbara Jatuh Tempo September

Susan Davis - kabarnusantaraku.com 2 mins read

Angsuran Pertama Utang Rp 240 T Agrinas Pangan akan segera ditransfer ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) setelah melalui proses verifikasi menyeluruh

Angsuran Pertama Utang Rp 240 T Agrinas Pangan ke Himbara Jatuh Tempo September

Angsuran Pertama Utang Rp 240 T Agrinas Pangan Jatuh Tempo September

Kabarnusantaraku.com – Angsuran Pertama Utang Rp 240 T Agrinas Pangan akan segera ditransfer ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) setelah melalui proses verifikasi menyeluruh. Pembayaran ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung program Koperasi Desa Merah Putih yang telah dicanangkan. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berperan penting dalam memastikan seluruh persyaratan terpenuhi sebelum dana disalurkan. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, akan menjadi pihak yang melakukan transfer dana setelah mendapatkan persetujuan dari BPKP.

Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Zulhas, memberikan penjelasan rinci mengenai mekanisme pembayaran. Menurutnya, proses verifikasi dan validasi harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum angsuran pertama dapat dibayarkan. “Setelah validasi verifikasi disampaikan dengan BPKP, baru bisa dibayar oleh Menteri Keuangan, baru Menteri Keuangan nanti transfer ke Himbara,” jelas Zulhas saat ditemui awak media di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (23/7).

Mekanisme Pembayaran dan Timeline

Agrinas Pangan memiliki kewajiban pembayaran angsuran pertama sebesar Rp 40 triliun per tahun selama enam tahun ke depan. Total pinjaman yang diterima dari Himbara mencapai Rp 240 triliun yang dialokasikan khusus untuk pendanaan program Kopdes Merah Putih. Zulhas mengonfirmasi bahwa jatuh tempo pembayaran pertama akan terjadi pada bulan September 2026. Proses ini akan melibatkan koordinasi antara berbagai instansi pemerintah untuk memastikan kelancaran pembayaran.

“Nanti September akan jatuh tempo pertama ya, untuk angsuran dari Agrinas Pangan kepada Himbara, kan selama ini pinjam,” kata Zulhas saat ditemui awak media di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (23/7).

Dukungan Pemerintah untuk Program Koperasi

Presiden Republik Indonesia telah menegaskan bahwa program Kopdes Merah Putih serta Koperasi Nelayan Merah Putih akan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh kementerian dan lembaga terkait. Dukungan ini juga mencakup keterlibatan TNI dan Polri dalam mendukung kelancaran program tersebut. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor koperasi di Indonesia.

Zulhas menambahkan bahwa koperasi-koperasi yang ada akan berfungsi ganda sebagai infrastruktur pemerintah sekaligus off-taker. Infrastruktur pemerintah yang dimaksud merujuk pada peran koperasi sebagai penyalur barang subsidi maupun bantuan pemerintah. Penyaluran tersebut akan dilakukan melalui dua entitas utama, yaitu Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kelurahan Merah Putih. Kedua entitas ini akan menjadi ujung tombak dalam distribusi barang-barang subsidi kepada masyarakat.

“Infrastruktur pemerintah yaitu seluruh barang-barang subsidi, barang-barang bantuan pemerintah, semua nanti penyalurannya melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Koperasi Kelurahan Merah Putih,” jelasnya.

Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia, terutama di daerah pedesaan dan kelurahan. Dengan adanya dukungan finansial dari Himbara melalui Agrinas Pangan, program koperasi ini dapat berjalan lebih optimal. Pemerintah terus memantau perkembangan program ini untuk memastikan bahwa dana yang dialokasikan digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *