Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Bentrokan di Menteng: 1 Orang Tewas, 8 Diamankan Polisi

Joseph Garcia - kabarnusantaraku.com 2 mins read

Seorang warga kehilangan nyawa setelah terjadi bentrok antara dua kelompok masyarakat di wilayah Menteng, Jakarta Pusat. Kejadian ini berlangsung pada hari

Bentrokan di Menteng: 1 Orang Tewas, 8 Diamankan Polisi

Korban Jiwa dan Penangkapan dalam Kerusuhan Menteng

Kabarnusantaraku.com – Seorang warga kehilangan nyawa setelah terjadi bentrok antara dua kelompok masyarakat di wilayah Menteng, Jakarta Pusat. Kejadian ini berlangsung pada hari Minggu tanggal 26 Juli di kawasan Jalan Proklamasi, Pegangsaan. Kapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian menerima informasi mengenai insiden tersebut sekitar pukul sepuluh pagi.

Setelah menerima laporan, petugas segera bergerak ke lokasi untuk mengendalikan situasi. Roby menjelaskan bahwa kedua unit kepolisian, yaitu Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Menteng, bersama-sama menangani keributan yang melibatkan warga setempat.

Kami dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Menteng menerima laporan tadi pagi jam 10.00 terkait perkelahian atau keributan yang terjadi antara dua kelompok warga yang ada di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan.

Upaya mediasi dilakukan oleh petugas namun jumlah peserta yang besar menyebabkan konflik semakin memanas. Akibatnya, beberapa orang mengalami luka dan lainnya diamankan untuk diamankan. Dua orang korban dari tempat kejadian dibawa menuju RSCM untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sedangkan dari kelompok warga yang terlibat, enam orang dari satu kelompok serta dua orang dari kelompok lain diamankan di Polsek Menteng untuk dimintai keterangan. Roby menambahkan bahwa informasi terkini menunjukkan salah satu dari dua orang yang diamankan dalam kondisi kritis saat dibawa ke rumah sakit, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Akar Masalah: Gerobak Nasi Uduk

Kerusuhan ini diperkirakan bermula dari perselisihan di sebuah gerobak nasi uduk yang berada di Jalan Matraman Dalam. Kumparan mengunjungi lokasi yang diyakini sebagai titik awal keributan tersebut. Gerobak yang menjadi pusat perhatian kini telah diberi garis polisi sebagai tanda pengamanan.

Menurut penyelidikan awal, keributan dimulai ketika sekelompok orang datang untuk membeli sarapan. Roby menerangkan bahwa kelompok tersebut merasa tidak dilayani dengan baik sehingga mereka pergi dengan menggeber kendaraan. Beberapa saat kemudian, mereka kembali bersama teman-teman dan merusak gerobak penjual nasi uduk.

Jadi ada kelompok dari yang diserang ini datang mau beli sarapan, kemudian mungkin tidak dilayani dengan baik atau tidak berkenan, sehingga menggeber kendaraannya. Kemudian dia pergi, kemudian datang lagi dengan membawa teman-temannya merusak gerobak penjual nasi uduk atau sarapan tersebut.

Tindakan perusakan itu memicu kemarahan warga sekitar. Mereka kemudian menyerang tempat berkumpul kelompok yang merusak gerobak tersebut, sehingga bentrokan pun terjadi. Video yang beredar menunjukkan massa saling melempar batu sambil membawa kayu dan bambu sebagai senjata. Beberapa fasilitas di sekitar lokasi, termasuk gerobak pedagang, juga mengalami kerusakan akibat kerusuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *