Kaesang vs Puan: Tantangan di Dapil V untuk 2029
Kabarnusantaraku.com – Kaesang Pangarep resmi menyatakan ambisinya untuk bertarung di Dapil Jawa Tengah V pada Pemilu 2029. Sebagai Ketua Umum PSI, ia menantang posisi Puan Maharani yang dikenal sebagai figur kuat di daerah tersebut. Pengumuman ini disampaikan saat Kaesang memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi DPD PSI Solo di Kota Solo, Sabtu (25/7). Dapil ini mencakup wilayah Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, serta Kota Solo yang menjadi basis elektoral penting.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi Golkar, Singgih Januratmoko, menilai persaingan di Dapil V akan semakin sengit. Ia memprediksi bahwa kontestasi legislatif 2029 akan sangat berat mengingat kehadiran Kaesang sebagai calon baru. Selain itu, keberadaan Puan Maharani sebagai Ketua DPR dan Ketua DPP PDIP menjadi tantangan tambahan bagi siapa pun yang ingin maju di daerah ini.
Profil Dapil V sebagai Kandang Banteng
Singgih, yang merupakan anggota DPR RI terpilih dari Dapil Jawa Tengah V pada Pileg 2024, menjelaskan karakteristik unik daerah pemilihan ini. Ia menyebut bahwa Jawa Tengah V dikenal sebagai kandang banteng bagi PDIP dengan tiga kursi yang dimenangkan partai tersebut. Kondisi ini menunjukkan bahwa persaingan di sana memang tidak main-main bagi calon dari partai lain.
Di dapil 5, persaingan 2024 sangat ketat. PDI sendiri ada 3 kursi. Dan terkenal sebagai kandang banteng, ujar Singgih saat dikonfirmasi pada Senin (27/7).
Ia melanjutkan bahwa jika Kaesang benar-benar maju dari Dapil V, maka pertarungan pada 2029 akan terasa lebih berat. Hal ini mengingat Puan Maharani juga akan tetap menjadi salah satu figur penting di daerah tersebut. Kehadiran dua tokoh besar dari partai berbeda akan menciptakan dinamika baru dalam persaingan politik lokal.
Persaingan 2029 akan sangat berat apalagi Mas Kaesang akan maju dari Dapil V. Ditambah ada Bu Puan, tambahnya.
Komitmen Kaesang kepada Kader PSI
Saat memberikan arahan, Kaesang menekankan pentingnya kader PSI untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial masyarakat. Ia meminta para kader untuk menghadiri berbagai acara seperti pengajian dan melayat saat ada warga yang meninggal dunia. Menurut Kaesang, kehadiran mereka harus terasa sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan tidak hanya datang saat membutuhkan dukungan politik.
Kader PSI harus aktif mengikuti kegiatan sosial masyarakat, mulai dari menghadiri pengajian hingga melayat ketika ada warga yang meninggal dunia. Kita datang sebagai masyarakat untuk mengucapkan duka kepada tetangga atau temannya, kata Kaesang.
Kaesang juga menegaskan bahwa pernyataannya bukan hanya sebagai ketua umum, melainkan sebagai bakal calon legislatif RI dari Dapil V Jawa Tengah. Ia berjanji akan membersamai seluruh kader, khususnya di Solo karena teritori yang diberikan kepadanya terbatas hanya di Kota Solo. Komitmen ini menunjukkan keseriusannya dalam membangun basis dukungan di daerah pemilihan.
Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai ketua umum, tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah. Insya Allah saya akan membersamai seluruh kader, terkhusus di Solo karena teritori yang diberikan kepada saya hanya di Kota Solo, jelas Kaesang.
Hasil Pemilu 2024 di Dapil Jawa Tengah V
Berdasarkan Rekapitulasi Nasional KPU pada Pileg 2024, total pengguna hak pilih di Dapil Jawa Tengah V mencapai 2.556.296 pemilih. Puan Maharani memimpin perolehan suara calon legislatif dengan 297.366 suara. Selain Puan, tujuh lainnya yang lolos ke DPR RI dari dapil tersebut berdasarkan urutan perolehan suara ialah sebagai berikut:
1. Puan Maharani (PDIP) – 297.366 suara 2. Adik Sasongko (Gerindra) – 142.405 suara 3. Singgih Januratmoko (Golkar) – 125.067 suara 4. Aria Bima (PDIP) – 115.123 suara 5. Abdul Kharis Almasyhari (PKS) – 103.853 suara 6. Didik Haryadi (PDIP) – 76.728 suara 7. Muhammad Hatta (PAN) – 72.369 suara 8. Mohamad Toha (PKB) – 67.215 suara
Dengan demikian, Dapil yang mencakup Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Solo itu dikenal sebagai salah satu basis kuat PDIP. Kehadiran Kaesang sebagai calon baru dari PSI tentu akan menambah dinamika persaingan di daerah ini pada pemilu mendatang. Para pengamat politik menilai bahwa pertarungan antara Kaesang dan Puan akan menjadi sorotan utama dalam politik Jawa Tengah lima tahun ke depan.
