Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparanbisnis

TNI Bakal Kebut Pembangunan 35.334 Koperasi Desa Merah Putih

Lisa Johnson - kabarnusantaraku.com 2 mins read

TNI Bakal Kebut Pembangunan 35 334 Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu program strategis yang sedang digenjot pemerintah untuk memperkuat ekonomi

TNI Bakal Kebut Pembangunan 35.334 Koperasi Desa Merah Putih

TNI Bakal Kebut Pembangunan 35 334 Koperasi Desa Merah Putih

Kabarnusantaraku.com – TNI Bakal Kebut Pembangunan 35 334 Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu program strategis yang sedang digenjot pemerintah untuk memperkuat ekonomi pedesaan. Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa sasaran akhir pembangunan Koperasi Desa Merah Putih mencapai 83.000 unit di seluruh Indonesia. Meskipun target keseluruhan masih jauh, manfaat dari program ini diharapkan sudah dapat dirasakan oleh masyarakat mulai Oktober 2026. Ia juga menyebutkan bahwa Peraturan Presiden terkait program tersebut akan segera diterbitkan dalam waktu dekat sebagai landasan hukum operasional.

Kerjasama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara

Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mewujudkan pembangunan 35.334 unit KDMP. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri rapat koordinasi di kantor Kemenko Bidang Pangan pada Selasa (28/7). Kolaborasi ini menjadi kunci percepatan pembangunan koperasi desa yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami bekerja sama dengan Agrinas. Insyaallah di tahun 2026 bulan Agustus nanti kami akan bisa menyelesaikan 35.334,” ungkapnya.

Zulkifli Hasan juga menegaskan bahwa keberadaan KDMP tidak dimaksudkan untuk menjadi pesaing atau predator bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di pedesaan. Menurutnya, koperasi ini berfungsi sebagai infrastruktur pemerintah yang bertugas menyalurkan barang-barang subsidi serta bantuan pemerintah kepada masyarakat. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan secara merata.

Tantangan dan Target Penyelesaian

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menargetkan penyelesaian pembangunan 35.800 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada Agustus 2026. Ia menjelaskan bahwa sarana pendukung seperti gudang, gerai, dan logistik masih dalam proses pengerjaan. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah kesiapan lahan, terutama di desa-desa yang masih mengalami kendala dalam penyediaan lokasi.

“Sekarang ada sebagian publik seolah-olah sekarang harus selesai, harus sukses. Sementara kita belum pada tahap ke sana,” kata Yandri dalam acara Seminar Nasional Koperasi Desa Merah Putih di kawasan Taman Mini Indonesia Indah pada Kamis (16/7).

Yandri menambahkan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa program koperasi desa masih berada dalam fase pembangunan, sehingga belum tepat jika langsung menilai dari sisi hasil operasional. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap, dengan prioritas pada desa-desa yang telah memiliki lahan siap bangun. TNI Bakal Kebut Pembangunan 35 334 Koperasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi perekonomian nasional.

Dengan komitmen dari berbagai pihak, termasuk TNI, Kemenko Pangan, dan Kementerian Desa, program Koperasi Desa Merah Putih terus bergerak maju. Setiap unit yang dibangun akan menjadi pusat distribusi barang subsidi dan sumber pendapatan masyarakat desa. Melalui pendekatan yang terstruktur dan terencana, Indonesia dapat mencapai ketahanan pangan dan kesejahteraan pedesaan yang lebih baik di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *