RUPS GOTO Setujui Buyback Saham Rp 3,5 T, Tidak Ada Perubahan Direksi-Komisaris
Topics Covered: Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) GOTO mengumumkan keputusan penting dalam penyelenggaraan RUPST dan RUPSLB, termasuk persetujuan pembelian kembali saham senilai Rp 3,5 triliun. Tidak ada perubahan signifikan dalam susunan Direksi dan Komisaris, yang menjadi fokus utama Topics Covered dalam pertemuan tersebut.
Strategi Pengelolaan Modal Ditetapkan
Persetujuan buyback saham menjadi bagian dari strategi pengelolaan modal perusahaan untuk mengoptimalkan nilai perusahaan. Dengan mengakuisisi saham yang diterbitkan, GOTO berharap dapat meningkatkan rasio utang-permodalan dan memberikan dampak positif pada harga saham. Pemegang saham juga menyetujui rencana pembelian kembali saham periode 2026-2027, yang akan dijalankan secara bertahap.
“Buyback ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat kepercayaan investor dan membangun ekosistem bisnis yang lebih sehat di Indonesia,” terang Hans Patuwo, Direktur Utama GOTO, dalam pernyataan resmi setelah pertemuan.
Keberlanjutan Tata Kelola Perusahaan
Tidak ada perubahan dalam struktur kepemimpinan, dengan Agus D.W. Martowardojo tetap menjabat sebagai Komisaris Utama. Dua Komisaris Independen, John A. Prasetio dan Dirk Van den Berghe, serta Komisaris Wishnutama Kusubandio juga diperpanjang masa tugasnya. Susunan Direksi tetap sama, dengan Catherine Hindra Sutjahyo dan Monica Lynn Mulyanto kembali menjadi anggota aktif.
“Kami percaya kestabilan tata kelola perusahaan adalah kunci untuk mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan,” tambah Agus Martowardojo, Komisaris Utama GoTo, menjelaskan keputusan pemegang saham.
Detil Susunan Pemimpin Perusahaan
Berikut adalah susunan anggota Direksi dan Komisaris yang berlaku efektif setelah RUPST dan RUPSLB 2026:
- Komisaris Utama: Agus D.W. Martowardojo
- Komisaris Independen: John A. Prasetio, Dirk Van den Berghe, Marjorie Tiu Lao
- Komisaris: Wishnutama Kusubandio
- Wakil Direktur Utama: Catherine Hindra Sutjahyo
- Direktur: Monica Lynn Mulyanto, R.A. Koesoemohadiani, Wuzhen (William) Xiong
Topics Covered juga mencakup persetujuan terhadap Laporan Tahunan 2025 dan Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah diverifikasi auditor. Hal ini memastikan transparansi dalam laporan keuangan perusahaan, yang menjadi sorotan utama dalam Topics Covered pertemuan RUPS tersebut.
Analisis Dampak Buyback Saham
Pembelian kembali saham senilai Rp 3,5 triliun diharapkan memberikan dampak signifikan pada kinerja keuangan GOTO. Dengan mengurangi jumlah saham yang beredar, perusahaan memperkuat aksi harga saham dan meningkatkan nilai rasio utang-permodalan. Penyelenggaraan buyback ini juga menjadi strategi untuk mengoptimalkan dana perusahaan dan menunjukkan kepercayaan manajemen terhadap prospek bisnis jangka panjang.
“Buyback ini menunjukkan komitmen kami untuk membangun ekosistem digital yang berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat langsung kepada pemegang saham,” jelas Hans Patuwo, menegaskan tujuan kebijakan tersebut dalam Topics Covered.
Prospek Perusahaan dan Stakeholder
Hasil RUPS GOTO menunjukkan konsensus pemegang saham terhadap arah pengembangan bisnis perusahaan. Keputusan untuk mempertahankan susunan direksi dan komisaris dianggap konsisten dengan strategi tata kelola yang telah terbukti efektif. Selain itu, pemegang saham menyetujui penyesuaian strategi digitalisasi untuk meningkatkan penetrasi pasar dan kepuasan pelanggan.
Topics Covered dalam pertemuan ini juga mencakup laporan keuangan konsolidasian tahunan, yang menunjukkan pertumbuhan yang stabil meski menghadapi tantangan pasar. Dengan adanya buyback, GOTO berharap mampu menjaga kinerja keuangan tetap kuat dan menarik investasi jangka panjang.
