IHSG Turun Tajam 3,55% ke Level 5.883
IHSG Ditutup Anjlok 3 55 – Bursa saham Indonesia mencatat penurunan signifikan pada sesi perdagangan kedua, Selasa (24/6). Menurut data Stockbit, indeks harga saham gabungan (IHSG) berada di zona merah dan stabil di kisaran 5.800-an. Indeks ini ditutup dengan penurunan 217,45 poin atau 3,55% ke 5.883,88.
Kinerja Transaksi Hari Ini
Total nilai perdagangan mencapai Rp14,76 triliun, dengan volume saham yang diperjualbelikan sebanyak 26,24 miliar lembar. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,02 juta kali.
Pergerakan Saham Utama
Sepuluh saham terpantau berfluktuasi. PTPW (Pratama Widya) mengalami kenaikan terbesar sebesar 300 poin (24,79%) ke 1.510. Bhakti Multi Artha (BHAM) naik 210 poin (15,91%) ke 1.530, sementara Link Net (LINK) naik 200 poin (13,70%) ke 1.660. Surya Citra Media (SCMA) juga menguat 18 poin (9,09%) ke 216, dan Bank Ina Perdana (BINA) naik 290 poin (9,01%) ke 3.510.
Di sisi lain, beberapa saham mengalami pelemahan. Citatah (CTTH) turun 21 poin (15,00%) ke 119, sementara Arkora Hydro (ARKO) jatuh 810 poin (14,86%) ke 4.640. Multitrend Indo (BABY) juga melemah 30 poin (14,85%) ke 172. Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) turun 23 poin (14,84%) ke 132, dan Energi Mega Persada (ENRG) melemah 200 poin (14,81%) ke 1.150.
Nilai Tukar Rupiah
Rupiah mengalami pelemahan di akhir hari perdagangan. Pasar keuangan lokal mencatatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di level Rp17.935, turun 72 poin atau 0,40% dibandingkan harga pembukaan pagi hari yang berada di Rp17.863.
Pergerakan Indeks Regional Asia
Bursa saham Asia terpantau bergerak tidak konsisten. Berdasarkan data dari Stockbit dan Yahoo Finance, berikut perkembangan indeks regional:
- Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 0,88% ke 69.174,97
- Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,32% ke 23.412,18
- Indeks SSE Composite di China naik 0,11% ke 4.110,81
- Indeks Straits Times di Singapura naik 0,23% ke 5.217,79
