Skip to content
Yellow Desk
Agustus 7, 2026
Kumparanbisnis

Pembiayaan Gadai Tembus Rp 136,88 Triliun, 95 Persen Didominasi Gadai Emas

Mary Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Sektor pergadaian Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan hingga pertengahan tahun 2026. Data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat

Pembiayaan Gadai Tembus Rp 136,88 Triliun, 95 Persen Didominasi Gadai Emas

Industri Pergadaian Tumbuh Pesat Didorong Produk Gadai Emas

Kabarnusantaraku.com – Sektor pergadaian Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan hingga pertengahan tahun 2026. Data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa total nilai pembiayaan melalui instrumen gadai telah mencapai Rp 136,88 triliun. Angka ini merepresentasikan 84,36 persen dari keseluruhan pembiayaan yang disalurkan di industri pergadaian nasional.

Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, serta Lembaga Jasa Keuangan Lainnya di OJK, menyoroti bahwa produk gadai tetap menjadi fondasi utama bisnis pergadaian. Pada pertengahan tahun 2026, sebagian besar pembiayaan industri ini mengalir melalui gadai emas, yang menyumbang sekitar 95 persen dari total volume gadai.

“Pada Juni 2026, pembiayaan terbesar industri pergadaian disalurkan dalam bentuk produk gadai, yaitu sebesar Rp136,88 triliun atau 84,36% dari total pembiayaan. Hal ini didominasi oleh gadai emas sekitar 95%,” kata Agusman lewat keterangan tertulis, Jumat (7/8).

Regulasi Baru Mendorong Kepastian Hukum

Selain fokus pada dominasi gadai emas, OJK juga telah menerbitkan aturan baru terkait pinjaman berbasis dokumen. Regulasi ini tertuang dalam POJK Nomor 39 Tahun 2024, yang kemudian diubah melalui POJK Nomor 29 Tahun 2025. Ketentuan ini memungkinkan perusahaan pergadaian untuk menjalankan operasional pinjaman berbasis dokumen dengan lebih terstruktur dan efisien.

POJK 29/2025 dirancang khusus untuk memberikan kepastian hukum kepada pelaku usaha yang ingin menawarkan produk pinjaman berbasis dokumen. Mekanisme persetujuan kegiatan lain sesuai ketentuan yang berlaku menjadi bagian penting dari regulasi ini. Kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat proses penyaluran dana kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kebijakan pinjaman berbasis dokumen bertujuan memberikan kepastian hukum bagi Perusahaan Pergadaian untuk menjalankan kegiatan tersebut melalui mekanisme persetujuan kegiatan lain sesuai ketentuan yang berlaku,” lanjut dia.

Menurut Agusman, kehadiran aturan tersebut diharapkan memperluas akses pembiayaan sekaligus membuka peluang pertumbuhan bagi industri pergadaian, khususnya dalam mendukung pelaku UMKM. Dengan regulasi yang lebih jelas, perusahaan pergadaian dapat mengembangkan produk inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Prospek Masa Depan Industri Pergadaian

Industri pergadaian diproyeksikan akan terus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan akses pembiayaan yang mudah dan cepat. Gadai emas tetap menjadi pilihan utama karena nilai emas yang cenderung stabil dan likuiditas yang tinggi. Selain itu, digitalisasi layanan pergadaian juga menjadi tren yang semakin populer di kalangan konsumen.

Perusahaan pergadaian di Indonesia saat ini terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan. Mulai dari penambahan cabang di berbagai daerah hingga pengembangan aplikasi mobile untuk memudahkan proses gadai. Hal ini sejalan dengan visi OJK untuk memperkuat sektor keuangan inklusif di Indonesia.

Frequently Asked Questions

Apa itu pembiayaan gadai?

Pembiayaan gadai adalah produk pinjaman yang menggunakan barang sebagai jaminan. Nasabah dapat mendapatkan dana dengan menyerahkan barang berharga seperti emas, kendaraan, atau properti kepada perusahaan pergadaian.

Berapa persentase gadai emas dalam total pembiayaan gadai?

Gadai emas menyumbang sekitar 95 persen dari total volume gadai di Indonesia hingga pertengahan tahun 2026, menjadikannya produk paling dominan dalam industri pergadaian.

Apa manfaat POJK 29/2025 bagi perusahaan pergadaian?

POJK 29/2025 memberikan kepastian hukum bagi perusahaan pergadaian untuk menjalankan pinjaman berbasis dokumen melalui mekanisme persetujuan kegiatan lain sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagaimana prospek industri pergadaian ke depan?

Industri pergadaian diproyeksikan terus berkembang dengan dukungan regulasi yang lebih jelas, digitalisasi layanan, dan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan akses pembiayaan yang mudah dan cepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *