Perubahan Besar di Google DeepMind Dorong Saham Alphabet Turun
Kabarnusantaraku.com – Alphabet, perusahaan induk Google, mengonfirmasi transformasi signifikan dalam struktur kepemimpinan divisi kecerdasan buatan pada hari Rabu, 5 Agustus. Langkah ini mencakup pelepasan peran manajerial utama oleh Demis Hassabis, kepala AI, serta kepergian beberapa pemimpin kunci dalam pengembangan model Gemini, termasuk insinyur senior Jeff Dean. Kabar tersebut memicu penurunan nilai saham Alphabet sebesar empat persen.
Transisi ini terjadi di tengah kekhawatiran investor dan pelaku industri bahwa Google mungkin mulai tertinggal dari rival-rivalnya, Anthropic dan OpenAI. Kedua perusahaan pesaing tersebut berhasil merekrut talenta AI unggulan dari Google selama musim panas tahun ini. Selain itu, versi utama dari model AI terbaru Gemini masih tertunda peluncurannya, padahal sebelumnya dijadwalkan rilis pada bulan Juni.
Hassabis Beralih ke Peran Chairman Google DeepMind
Dalam memo yang disampaikan kepada karyawan, Hassabis menjelaskan bahwa ia akan berpindah dari posisi CEO Google DeepMind menjadi Chairman. Peraih Nobel tersebut juga akan menduduki jabatan Chief Scientist Alphabet. Ia menyebutkan bahwa semakin dekatnya era Artificial General Intelligence (AGI), yaitu kondisi ketika AI memiliki kecerdasan setara manusia, menjadi pendorong utama perubahan perannya.
(Hassabis) dan saya telah lama mendiskusikan sebuah peran yang memungkinkan dia mencurahkan seluruh perhatiannya untuk secara aktif membentuk masa depan AGI. Ini adalah pekerjaan yang sangat penting bagi Alphabet dan umat manusia, dan saya tidak dapat membayangkan orang yang lebih tepat selain Demis untuk menjalankannya.
Ungkapan tersebut berasal dari CEO Alphabet, Sundar Pichai, dalam memo terpisah yang dikutip dari Reuters pada Kamis, 6 Agustus.
Koray Kavukcuoglu Mengambil Alih Operasional Harian
Chief Technology Officer Google DeepMind, Koray Kavukcuoglu, akan mengambil alih tanggung jawab operasional sehari-hari divisi tersebut. Ia akan menyandang jabatan Senior Vice President, bukan CEO unit bisnis, sembari tetap menjalankan perannya sebagai Chief AI Architect Alphabet. Penunjukannya sebagai pemimpin laboratorium AI diharapkan mampu mengarahkan pengembangan Gemini menjadi lebih berorientasi pada produk.
Juru bicara Alphabet kepada Reuters menyatakan bahwa Hassabis akan lebih banyak menangani penelitian dan penyusunan strategi terkait dampak sosial AGI serta hanya membawahi sedikit staf secara langsung. Dalam memo internalnya, Hassabis juga menyoroti “kemajuan besar” yang telah dicapai model-model AI Google, termasuk peningkatan terbaru Gemini 4 yang hingga kini belum dirilis.
Empat Tokoh AI Mendirikan Startup Discovery Loop
Di sisi lain, Jeff Dean, Sanjay Ghemawat, Oriol Vinyals, dan Quoc Le, yang merupakan empat tokoh AI dan rekayasa perangkat lunak paling berpengaruh di Google, memutuskan keluar dari perusahaan. Mereka akan mendirikan startup bernama Discovery Loop yang berfokus pada penelitian terobosan di bidang pembelajaran mesin, sains, dan teknik. Startup ini dibentuk sebagai public benefit corporation, yaitu perusahaan yang memiliki tujuan sosial selain mengejar keuntungan.
Alphabet tidak menjelaskan penyebab di balik perubahan besar tersebut maupun alasan waktu pengumumannya yang bertepatan. Seperti dilaporkan Reuters tahun lalu, sejumlah orang yang pernah bekerja bersama Hassabis mengatakan ia kerap lebih mengutamakan pencapaian ilmiah dibandingkan menghasilkan keuntungan bagi Google. Tiga sumber yang mengetahui persoalan tersebut menyebut Hassabis bahkan menjadikan perolehan Nobel sebagai salah satu tujuan bisnis DeepMind.
Menurut sejumlah orang dalam, ia juga sempat menolak berbagai upaya yang berpotensi meningkatkan pendapatan Alphabet atau memperkuat posisi Google dalam persaingan AI. Namun, sejumlah rekan Hassabis di Google membantah anggapan bahwa dirinya terlalu fokus pada riset jangka panjang atau mengabaikan kepentingan bisnis perusahaan.
Seorang sumber yang mengetahui langsung situasi tersebut mengatakan para petinggi Google Cloud, yang menjadi mesin utama pendapatan AI Alphabet, menyambut positif penunjukan Kavukcuoglu karena dinilai dapat mempercepat komersialisasi teknologi AI perusahaan. Kavukcuoglu sebelumnya memang lebih terlibat dibandingkan Hassabis dalam kolaborasi antara DeepMind dan Google Cloud.
Hassabis juga mengatakan akan meluangkan lebih banyak waktu untuk Isomorphic Labs, perusahaan penemuan obat berbasis AI yang lahir dari DeepMind dan hingga kini masih dipimpinnya sebagai CEO. “Saya selalu percaya bahwa aplikasi nomor satu AI adalah meningkatkan kesehatan manusia. Sekarang saatnya AI membuktikan manfaatnya secara nyata bagi dunia, dan cara apa yang lebih
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Saham Alphabet Anjlok 4 Usai Google?
Saham Alphabet Anjlok 4 Usai Google is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Saham Alphabet Anjlok 4 Usai Google matter?
Saham Alphabet Anjlok 4 Usai Google matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
