Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Announced: Polda Metro Gandeng FBI, Kedubes Singapura-BI Uji Uang Sitaan Kasus Febrie

Susan Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Announced: Polda Metro Jaya Kolaborasi FBI, Kedubes Singapura-BI Uji Uang Sitaan Kasus Febrie Announced - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus)

Announced: Polda Metro Gandeng FBI, Kedubes Singapura-BI Uji Uang Sitaan Kasus Febrie

Announced: Polda Metro Jaya Kolaborasi FBI, Kedubes Singapura-BI Uji Uang Sitaan Kasus Febrie

Announced – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya telah mengumumkan kerja sama internasional dengan Federal Bureau of Investigation (FBI), Kedutaan Besar Amerika Serikat, Kedutaan Besar Singapura, dan Bank Indonesia untuk melakukan uji coba terhadap uang asing yang disita dalam kasus Febrie Adriansyah. Uji ini dilakukan di Gedung Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Metro Jaya, sebagai bagian dari proses penegakan hukum yang terus berjalan. Tujuan utama dari uji tersebut adalah memastikan validitas dan keaslian uang tunai serta emas batangan yang menjadi barang bukti.

Kerja Sama Internasional untuk Penegakan Hukum

Announced – Kerja sama antara Polda Metro Jaya dengan lembaga internasional seperti FBI dan Kedubes Singapura bertujuan meningkatkan akurasi dalam penyelidikan kasus korupsi yang menjerat Febrie Adriansyah. Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa uji coba terhadap pecahan uang 100 dolar Amerika Serikat dilakukan secara terpadu dengan FBI dan Kedubes Amerika Serikat, sementara uji dolar Singapura dilakukan bersama Kedubes Singapura serta Bank Indonesia. Proses ini dianggap krusial untuk memperkuat bukti yang diperoleh dari penyelidikan PT ASABRI.

Announced – Polda Metro Jaya dan mitra-mitranya mengungkapkan bahwa pengujian barang bukti mencakup beberapa tahapan, seperti pemeriksaan fisik dan teknis. Selain uang tunai, emas batangan dengan berat total 74 kilogram juga menjadi objek uji. Budi menyebutkan bahwa hasil dari setiap tahap akan dipublikasikan secara bertahap, agar masyarakat dapat memantau perkembangan penyelidikan. Proses ini juga dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada kecurangan atau manipulasi dalam barang bukti yang disita.

Announced – Dalam kasus Febrie Adriansyah, uang asing yang disita terkait dengan dugaan korupsi dan transaksi pencucian uang (TPPU) dalam beberapa proyek besar. Penyidik menilai uji coba ini menjadi langkah penting untuk menegaskan keaslian uang yang digunakan dalam praktik korupsi. “Kerja sama ini mempercepat proses identifikasi barang bukti, karena kami bisa memanfaatkan keahlian mereka dalam menguji uang asing,” kata Budi. Hal ini berdampak signifikan dalam mengungkap kebenaran kasus yang telah berlangsung sejak beberapa bulan lalu.

Kasus Febrie Adriansyah dan Proses Penyelidikan

Announced – Kasus Febrie Adriansyah yang menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tersebut dimulai dari penyelidikan Kortastipidkor Polri. Penyidikan ini mencakup tiga proyek utama, yaitu penanganan PT ASABRI, pengadaan batu bara untuk PLTU, dan proyek Krakatau Steel. Febrie dan Don Ritto ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik menemukan cukup bukti terkait penggunaan uang asing untuk keuntungan pribadi. Selain itu, uji coba oleh FBI dan Kedubes Singapura membantu mengidentifikasi sumber dana ilegal tersebut.

Announced – Proses pengujian barang bukti di Dit Tahti Polda Metro Jaya juga melibatkan PT Pegadaian, yang bertugas mengecek keaslian emas batangan. Budi Hermanto menambahkan bahwa pengumpulan data dari uji ini akan mendukung penyidikan lebih lanjut, terutama dalam menentukan keterlibatan Febrie dalam praktik korupsi. “Kami berharap hasil uji coba ini bisa memperkuat bukti-bukti yang sudah kami kumpulkan,” ujar Budi. Selain itu, kerja sama dengan Bank Indonesia memastikan bahwa uang yang diperiksa sesuai dengan standar keuangan nasional.

Announced – Uji coba ini tidak hanya menjadi bagian dari penyelidikan kasus Febrie Adriansyah, tetapi juga mencerminkan komitmen Polda Metro Jaya untuk memastikan transparansi dalam proses penegakan hukum. Dengan melibatkan lembaga internasional seperti FBI dan Kedubes Singapura, penyidik mengharapkan adanya peningkatan kredibilitas bukti yang digunakan dalam kasus ini. Budi menjelaskan bahwa pengumuman hasil uji coba akan dilakukan secara bertahap, karena masih ada beberapa barang bukti yang perlu diverifikasi oleh ahli lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *