Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Cak Imin Minta Kader PKB Lanjutkan Perjuangan Gus Dur

Christopher Wilson - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin dan menjabat sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, telah menyampaikan pesan penting kepada seluruh kader

Cak Imin Minta Kader PKB Lanjutkan Perjuangan Gus Dur

Cak Imin Minta Kader PKB Lanjutkan Peran Gus Dur dalam Perjuangan Bangsa

Kabarnusantaraku.com – Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin dan menjabat sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, telah menyampaikan pesan penting kepada seluruh kader partai. Ia mengajak mereka untuk terus melanjutkan semangat perjuangan yang telah digagas oleh para pendiri organisasi tersebut. Salah satu fokus utama dari ajakan ini adalah warisan yang ditinggalkan oleh Abdurrahman Wahid, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Dur, sang Presiden keempat Republik Indonesia yang menjadi simbol perjuangan demokrasi dan keadilan sosial.

Pesan ini disampaikan secara langsung saat Cak Imin memberikan sambutan resmi dalam acara pelantikan pengurus Dewan Pengurus Cabang PKB di berbagai wilayah Indonesia. Acara tersebut berlangsung pada hari Selasa, tanggal 22 Juli, di kawasan bersejarah Alun-alun Fatahillah yang terletak di Kota Tua Jakarta. Masa bakti para pengurus yang dilantik dalam kesempatan ini adalah untuk periode 2026 hingga 2031, menandai babak baru dalam perjalanan organisasi ini.

PKB Sebagai Wadah Pengabdian Rakyat

Dalam orasinya yang penuh makna, Cak Imin menekankan bahwa kelahiran PKB tidak didasari oleh kepentingan individu maupun golongan tertentu saja. Ia menjelaskan dengan jelas bahwa para pendiri partai sejak awal telah mendirikan PKB sebagai wadah pengabdian yang ditujukan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Nilai-nilai yang dianut oleh partai ini mencerminkan semangat persatuan dan keadilan yang menjadi ciri khas perjuangan Gus Dur.

“Ingat, PKB dilahirkan, dibuat oleh orang-orang suci, orang-orang mulia yang tidak pernah sesedikit pun terbersit mementingkan dirinya. Para pendiri-pendiri PKB tidak ada satu pun yang mendeklarasikan dan membuat partai ini untuk dirinya, kelompoknya, keluarganya. Tetapi sejak awal, memang PKB ini lahir dan diabdikan untuk seluruh rakyat bangsa Indonesia,” kata Cak Imin dengan penuh keyakinan.

Ia juga menyebutkan bahwa warisan perjuangan tersebut merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga oleh seluruh kader PKB. Amanat yang ditinggalkan Gus Dur menjadi beban moral yang harus diteruskan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Setiap kader diharapkan mampu menjadi penjaga nilai-nilai luhur yang telah diletakkan oleh para pendiri partai.

“Gus Dur mewariskan ini bukan tanpa persiapan. Gus Dur mewariskan ini dengan berbagai benturan sejarah konteksnya,” ujarnya sambil menegaskan pentingnya memahami latar belakang perjuangan yang telah dilakukan.

Komitmen Kader Menuju Masa Depan

Cak Imin menambahkan bahwa hari ini para kader PKB siap melaksanakan semua amanah dan perintah perjuangan Gus Dur serta para pendirinya. Mereka menyadari bahwa berbagai tantangan dan kesulitan akan terus mereka hadapi dalam menjalankan tugas-tugas tersebut. Namun, dengan semangat yang kuat dan konsistensi dalam bertindak, mereka yakin mampu melewati setiap rintangan yang ada.

Cak Imin menunjukkan sikap optimistis bahwa semangat regenerasi dan konsistensi kader dalam menjaga nilai-nilai perjuangan akan membawa PKB menjadi organisasi yang semakin kuat di masa depan. Ia meyakini bahwa jika para kader tetap istiqamah dan menjaga ritme perjuangan, maka kesuksesan dan kemuliaan akan diraih oleh partai ini.

“Kalau kita konsisten, kalau kita istiqamah, kalau kita terus menjaga ritme dan energi perjuangan ini, insyaallah kita akan menjadi orang-orang yang sukses dan mulia,” tuturnya dengan penuh harapan.

Sebagai penutup, Cak Imin berharap agar seluruh kader PKB dapat terus menghidupkan semangat Gus Dur dalam setiap langkah perjuangan mereka. Dengan demikian, warisan yang telah ditinggalkan tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi mendatang untuk terus berjuang demi kemajuan bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *