Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Di Pelantikan DPC PKB, Pramono Kenang PKB Pernah Antarkan Megawati Jadi Wapres

Robert Hernandez - kabarnusantaraku.com 3 mins read

```html Di Pelantikan DPC PKB Pramono Kenang Sejarah Megawati Jadi Wapres

Di Pelantikan DPC PKB, Pramono Kenang PKB Pernah Antarkan Megawati Jadi Wapres

Kabarnusantaraku.com – “`html Di Pelantikan DPC PKB Pramono Kenang Sejarah Megawati Jadi Wapres

Pramono Anung Ungkap Peran PKB dalam Mengantar Megawati ke Kursi Wapres

Di Pelantikan DPC PKB Pramono menyampaikan pengakuan penting mengenai sejarah politik Indonesia. Gubernur DKI Jakarta tersebut menjelaskan bahwa PKB-lah partai yang pertama kali mencalonkan Megawati Soekarnoputri sebagai Wakil Presiden. Pernyataan ini diungkapkan pada acara pelantikan Dewan Pengurus Cabang PKB se-Indonesia untuk periode 2026-2031. Acara yang juga memperingati ulang tahun ke-28 PKB ini digelar di Alun-Alun Fatahillah, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli.

Kedekatan dengan Cak Imin Sejak Era 1998

Pramono memulai sambutannya dengan menyoroti hubungan personalnya bersama Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar. Hubungan tersebut telah terjalin sejak masa pergerakan mahasiswa tahun 1998. Kedekatan inilah yang menurutnya membuka jalan bagi peristiwa bersejarah tersebut.

“Saudara-saudara sekalian, kedekatan yang sangat personal itulah yang kemudian mengantarkan peristiwa Ibu Megawati menjadi Wakil Presiden pada waktu itu,” ujar Pramono.

Menurut mantan pejabat tinggi tersebut, PKB merupakan partai yang mengajukan nama Megawati, bukan PDIP. Ia menjelaskan bahwa saat itu Megawati meminta bantuan dari PKB karena situasi yang penuh ketegangan. Khofifah, yang berasal dari PKB, juga turut serta dalam proses tersebut.

“Pada waktu itu yang diminta oleh Ibu Megawati, saya dan kemudian dari PKB Mbak Khofifah, karena peristiwanya dengan penuh ketegangan. Singkat cerita, alhamdulillah Ibu Mega menjadi Wakil Presiden itu yang mencalonkan adalah PKB. Seratus persen PKB. Pada waktu itu PDIP tidak mengajukan, PKB yang mengajukan,” lanjutnya.

Alasan Mengungkap Sejarah yang Terlupakan

Pramono mengaku sengaja membagikan kisah ini karena yakin masih banyak kader PKB yang belum menyadari fakta sejarah tersebut. Ia berharap pengungkapan ini dapat memperkaya pemahaman anggota partai.

“Kenapa saya sampaikan ini, Saudara-saudari sekalian. Saya yakin di antara Saudara-saudari sebagian mungkin belum tahu tentang sejarah itu,” ujarnya.

Apresiasi untuk Kepemimpinan Cak Imin

Selain menyinggung sejarah, Pramono juga memberikan penghormatan atas kepemimpinan Cak Imin yang telah membawa PKB menjadi salah satu kekuatan politik nasional. Perjalanan Cak Imin sejak tahun 2005 tidak selalu mulus, namun tantangan yang dihadapi justru memperkuat posisi partai.

“Saya termasuk yang mengikuti betapa hebatnya Ketua Umum PKB ini dari tahun 2005 sampai sekarang, main roller coaster naik turun. Pernah tiba-tiba kursinya 28. Dulu kalau dia Cak Imin aja mesakno (kasihan) banget Ketua Umum-nya. Tetapi beliau lah yang kemudian dengan gigih membangun partai ini,” ucapnya.

Hasil kerja keras tersebut kini terlihat dari peningkatan jumlah kursi PKB di DPR RI. Saat ini partai tersebut memiliki 68 kursi, bahkan lebih tinggi dibandingkan tahun 1999 yang hanya mencapai 52 kursi.

Capaian Jakarta di Bawah Kepemimpinan Pramono

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta juga memaparkan berbagai pencapaian pemerintahannya. Pertumbuhan ekonomi Jakarta saat ini mencapai 5,59 persen dengan tingkat inflasi terendah di Pulau Jawa. Selain itu, Pemprov DKI terus membuka ruang publik untuk kegiatan keagamaan di kawasan Bundaran HI.

Kawasan tersebut kini menjadi tempat perayaan berbagai hari besar, mulai dari Natal, Imlek, Nyepi, hingga Waisak. Pramono mengingat saat pertama kali mengadakan Christmas Carol kolosal di Bundaran HI, banyak orang yang terkejut. Namun ia yakin hal tersebut penting sebagai wujud negara yang inklusif.

“Dulu ketika saya pertama kali mengadakan Christmas Carol kolosal di Bundaran HI, semua orang kaget. Saya bilang harus bisa. Ini adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang untuk semua agama boleh tampil di Bundaran HI,” kata Pramono.

Konsolidasi dan Regenerasi Partai

Menutup sambutannya, Pramono memberikan apresiasi atas pelantikan pengurus DPC PKB se-Indonesia sebagai bagian dari konsolidasi dan regenerasi. Ia juga memuji kepemimpinan Cak Imin yang dinilai berhasil membawa PKB terus berkembang.

“Prestasi PKB dan juga kepemimpinan Bapak Muhaimin Iskandar sudah sangat teruji. Konsolidasi ini, regenerasi ini luar biasa. Saya ingin mengucapkan selamat, mudah-mudahan pelantikan ini membawa berkah, membawa kemajuan bagi PKB di masa-masa mendatang,” tutupnya.

“`

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *