Skip to content
Yellow Desk
Agustus 6, 2026
Kumparannews

Gempa 5,2 M Pangandaran Terasa di Kabupaten Bandung hingga Sukabumi

Mary Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Warga Jawa Barat dikejutkan oleh Gempa 5 2 M Pangandaran yang mengguncang wilayah tersebut pada malam hari Rabu, 5 Agustus 2025. Peristiwa tektonik ini

Gempa 5,2 M Pangandaran Terasa di Kabupaten Bandung hingga Sukabumi

Gempa 5,2 Magnitudo di Pangandaran Terasa Hingga ke Sukabumi dan Bandung

Kabarnusantaraku.com – Warga Jawa Barat dikejutkan oleh Gempa 5 2 M Pangandaran yang mengguncang wilayah tersebut pada malam hari Rabu, 5 Agustus 2025. Peristiwa tektonik ini terjadi pada pukul 21.55 WIB dengan pusat gempa berada di laut, tepatnya di sebelah barat daya Kabupaten Pangandaran. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa gempa ini memiliki kedalaman 14 kilometer dari permukaan laut dengan magnitudo 5,2.

Getaran yang ditimbulkan cukup kuat sehingga terasa hingga ke beberapa kabupaten dan kota di sekitar Pangandaran. Wilayah-wilayah yang melaporkan adanya guncangan antara lain Kabupaten Bandung, Sukabumi, Sumedang, serta kawasan Bandung Barat. Berdasarkan hasil pemodelan yang dilakukan oleh BMKG, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan gelombang besar.

Profil Teknis Gempa dan Mekanisme Sumber

Dr. Wijayanto, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, menjelaskan bahwa Gempa 5 2 M Pangandaran ini termasuk jenis gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut. Hasil analisis menunjukkan parameter gempa dengan magnitudo 5,2 pada kedalaman 14 kilometer. Episenter terletak di laut dengan jarak 87 kilometer dari arah barat daya Pangandaran, Jawa Barat.

Analisis mekanisme sumber juga mengungkapkan bahwa gempa memiliki karakteristik pergerakan geser naik atau oblique-thrust fault. Hingga pukul 22.30 WIB, BMKG mencatat satu kali gempa susulan dengan magnitudo 2,2. Gempa susulan ini merupakan aktivitas normal yang terjadi setelah gempa utama sebagai proses pelepasan energi sisa dari kerak bumi.

Intensitas Guncangan di Berbagai Wilayah

Berdasarkan laporan dari masyarakat, intensitas getaran bervariasi di setiap daerah. Di Kabupaten Bandung, guncangan terasa dengan skala III MMI. Hal ini mencakup beberapa kecamatan seperti Kertasari, Baleendah, Dayeuhkolot, Majalaya, Arjasari, Nagrak, dan Solokanjeruk. Skala III MMI menunjukkan bahwa getaran dirasakan oleh semua orang di dalam rumah, dan beberapa benda ringan mungkin bergoyang.

“Gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas III MMI di Kabupaten Bandung, Kecamatan Kertasari, Baleendah, Dayeuhkolot, Majalaya, Arjasari, Kecamatan Nagrak, dan Solokanjeruk.”

Sementara itu, intensitas II-III MMI dirasakan di Soreang, Kota Sukabumi, Pangalengan, dan Ciwidey. Untuk wilayah Sumedang, Parongpong, Cihanjuang, Ngamprah, Lembang, serta Pelabuhanratu, guncangan tercatat dengan intensitas II MMI. Skala II MMI menunjukkan getaran yang hanya dirasakan oleh beberapa orang di dalam rumah, terutama di lantai atas.

“Kemudian II-III MMI di Soreang, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Pangalengan, dan Ciwidey. Serta II MMI di Sumedang, Parongpong, Cihanjuang, Ngamprah, Lembang, dan Pelabuhanratu,” ujar Wijayanto.

BMKG mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga disarankan menghindari bangunan yang rusak akibat gempa serta terus memantau update resmi melalui kanal komunikasi BMKG. Penting untuk selalu siap siaga menghadapi potensi gempa susulan yang mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Gempa Pangandaran

Apa penyebab utama Gempa 5 2 M Pangandaran? Gempa ini disebabkan oleh aktivitas sesar aktif di wilayah Jawa Barat dengan mekanisme pergerakan geser naik atau oblique-thrust fault.

Apakah gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami? Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena pusat gempa berada di darat dan kedalaman 14 kilometer.

Wilayah mana saja yang merasakan guncangan? Wilayah yang merasakan guncangan antara lain Kabupaten Bandung, Sukabumi, Sumedang, dan kawasan Bandung Barat dengan intensitas II hingga III MMI.

Berapa kali gempa susulan yang tercatat? Hingga pukul 22.30 WIB, BMKG mencatat satu kali gempa susulan dengan magnitudo 2,2.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *