Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Jusuf Kalla: Dialog Jadi Kunci Mencegah dan Menyelesaikan Konflik

Daniel Lopez - kabarnusantaraku.com 2 mins read

Wakil Presiden Republik Indonesia periode ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menekankan bahwa dialog merupakan jalur utama untuk mencegah serta mengakhiri berbagai

Jusuf Kalla: Dialog Jadi Kunci Mencegah dan Menyelesaikan Konflik

Jusuf Kalla: Dialog Jadi Kunci Mencegah dan Menyelesaikan Konflik

Kabarnusantaraku.com – Wakil Presiden Republik Indonesia periode ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menekankan bahwa dialog merupakan jalur utama untuk mencegah serta mengakhiri berbagai perselisihan di seluruh dunia. Dalam pandangannya, pendekatan ini sejalan dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang selalu mengutamakan musyawarah dan mufakat sebagai fondasi penyelesaian masalah.

Ungkapan tersebut disampaikan oleh JK saat menghadiri peringatan dua dekade berdirinya Center for Dialogue and Cooperation Among Civilization (CDCC). Acara yang berlangsung pada malam Jumat, 24 Juli 2026, ini diselenggarakan di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan. Pada kesempatan tersebut, JK menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi CDCC yang konsisten mempromosikan dialog antarperadaban dengan mengusung tema “Belief of Dialogue”.

Dua Fungsi Utama Dialog

Menurut JK, prinsip dialog sudah melekat erat dalam kehidupan masyarakat Indonesia melalui nilai musyawarah mufakat. Ia menjelaskan bahwa kedua konsep ini tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Musyawarah mufakat itu artinya dialog. Tidak ada musyawarah tanpa dialog. Karena itulah dasar bangsa ini ialah musyawarah dan dialog.

JK menjelaskan bahwa banyak konflik dan peperangan yang terjadi di berbagai belahan dunia berawal dari perbedaan pandangan, ideologi, kepentingan, wilayah, ekonomi, maupun persoalan sosial. Perbedaan tersebut, kata dia, dapat menjadi konflik apabila tidak diselesaikan melalui komunikasi dan saling memahami.

JK menilai, penyelesaian konflik dapat ditempuh melalui dua cara, yakni memenangkan perang atau mencari solusi bersama (win-win solution) melalui dialog. Menurutnya, solusi terbaik adalah penyelesaian yang membuat semua pihak memahami kepentingannya tanpa merasa dikalahkan.

Win-win solution tentu bisa dicapai dengan persiapan yang baik dan pengetahuan tentang masalah yang dihadapi, sehingga tidak ada pihak yang merasa kalah.

Konflik Indonesia dan Ketidakadilan

Dalam pidatonya, JK juga menyinggung sejumlah konflik yang pernah terjadi di Indonesia. Ia menyebut banyak konflik besar di Tanah Air dipicu oleh persoalan ketidakadilan, baik dalam bidang ekonomi, sosial, maupun wilayah.

Dari 15 konflik besar di Indonesia, 10 terjadi karena ketidakadilan. Karena itu dialog juga harus memahami ketidakadilan apa yang terjadi di suatu negara.

JK mencontohkan sejumlah konflik di Indonesia, termasuk Aceh, yang menurutnya bukan semata-mata disebabkan persoalan agama, melainkan juga faktor ketidakadilan ekonomi. Penyelesaian konflik tersebut, lanjutnya, dilakukan melalui pendekatan dialog dan penyelesaian persoalan mendasar.

Pengalaman Internasional

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu juga mengungkapkan pengalamannya dalam membantu penyelesaian beberapa konflik melalui jalur dialog. Ia menyebut penyelesaian konflik harus diawali dengan adanya kepercayaan (trust) antar pihak yang bertikai.

Saya menyelesaikan tiga konflik di Indonesia dan semuanya dengan dialog. Dialog itu baru terjadi apabila ada kepercayaan.

JK turut menyinggung keterlibatannya dalam proses dialog perdamaian di Afghanistan antara Taliban dan pemerintah Afghanistan yang berlangsung di Doha. Menurutnya, dialog menjadi upaya penting untuk mencegah terjadinya perang saudara. Ia berharap semangat dialog terus dikembangkan untuk menciptakan keadilan, keamanan, dan kemakmuran bagi masyarakat dunia.

Apabila ingin melanjutkan dialog ini, intinya adalah bagaimana menciptakan keadilan untuk setiap bangsa. Keadilan akan menciptakan kedamaian dan kemakmuran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *