Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Meeting Results: Dasco Pimpin Rapat DPR Bareng Satgas PHK-Tokoh Buruh, Cari Solusi Ancaman PHK

Susan Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Meeting Results: Dasco dan Tokoh Buruh Konsultasi dengan Satgas PHK untuk Cegah Pemutusan Hubungan Kerja Meeting Results - Dalam Meeting Results yang diadakan

Meeting Results: Dasco Pimpin Rapat DPR Bareng Satgas PHK-Tokoh Buruh, Cari Solusi Ancaman PHK

Meeting Results: Dasco dan Tokoh Buruh Konsultasi dengan Satgas PHK untuk Cegah Pemutusan Hubungan Kerja

Meeting Results – Dalam Meeting Results yang diadakan Jumat (26/6) di Kompleks Parlemen, Wakil Ketua DPR RI Dasco Ahmad berdiskusi dengan Satgas PHK dan tokoh buruh untuk mencari solusi atas ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mengintai sekitar 55 ribu pekerja di PT Pertamina (Persero). Hadir dalam rapat tersebut adalah Ketua Satgas Mitigasi PHK, Prasetyo Hadi, Mensesneg, serta Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Dalam pertemuan ini, para peserta juga didampingi oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, dan Said Iqbal, yang menjabat sebagai Presiden Partai Buruh serta Penasihat Khusus Presiden untuk bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.

Pembahasan Fokus pada Ancaman PHK di Pertamina

Rapat yang berlangsung selama sehari penuh ini menyoroti krisis PHK yang sedang mengancam sektor industri. Dasco menegaskan bahwa Meeting Results ini bertujuan untuk memperjelas alasan di balik keputusan pemerintah dalam menaikkan harga gas industri, yang berdampak signifikan terhadap operasional perusahaan. “Hasil diskusi ini akan menjadi dasar untuk mengambil keputusan bersama dalam meminimalkan PHK massal di sektor yang rentan,” ujarnya setelah sesi berakhir.

“Dalam Meeting Results, kami meninjau perusahaan-perusahaan yang terdampak kenaikan harga gas. Hasilnya, PT Pertamina (Persero) menjadi salah satu yang paling terkena,” tambah Prasetyo Hadi. Ia menjelaskan bahwa pihak pemerintah sedang mengupayakan strategi mitigasi untuk memperkuat kestabilan sektor industri.

Dasco juga menyebutkan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kenaikan harga gas dan dampaknya terhadap tenaga kerja. “Meeting Results ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga hubungan kerja tetap stabil. Kami berharap langkah pemerintah segera diumumkan untuk menjamin kelangsungan usaha di sektor kritis,” jelasnya. Pemimpin rapat, Cucun Ahmad Syamsurijal, menambahkan bahwa pembahasan akan melibatkan para pengusaha dan buruh dalam mencari win-win solution.

Strategi Mitigasi untuk Stabilkan Ekonomi Buruh

Dalam Meeting Results, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memaparkan bahwa pemerintah sedang menyiapkan skema pembiayaan untuk mengurangi beban perusahaan yang terkena kenaikan harga gas. “Kami berupaya memastikan kebijakan ini tidak menimbulkan PHK yang berlebihan, terutama di sektor yang sudah terdampak,” katanya. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberi ruang bagi perusahaan untuk beradaptasi tanpa mengorbankan kesejahteraan pekerja.

“Kami menargetkan untuk segera memberikan arahan teknis melalui Meeting Results ini, agar semua pihak bisa bersinergi mencari solusi jangka panjang,” tambah Prasetyo Hadi. Ia juga mengingatkan bahwa ada potensi PHK hingga 150.000 pekerja akibat RKA B yang sedang dipertimbangkan pemerintah.

Andi Gani Nena Wea menyoroti pentingnya partisipasi dari para buruh dalam Meeting Results. “KSPSI sangat aktif mengawasi proses ini karena 55.000 pekerja di Pertamina sudah terancam. Kami berharap hasil rapat bisa segera diimplementasikan untuk mencegah PHK lebih luas,” katanya. Ia juga menekankan bahwa para pekerja tetap optimistis bahwa pemerintah akan menemukan solusi yang adil bagi semua pihak.

Dalam kesimpulan Meeting Results, para peserta sepakat untuk terus memantau kebijakan kenaikan harga gas dan RKA B. Said Iqbal menegaskan bahwa pemerintah akan memperhatikan kepentingan buruh dalam menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kestabilan kerja. “Kami yakin bahwa keputusan yang diambil dari hasil rapat ini akan menjadi langkah strategis untuk menjaga kesejahteraan buruh dan kelangsungan usaha,” pungkasnya.

Meeting Results ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam menghadapi tantangan ekonomi. Para peserta sepakat bahwa kejelasan tentang suplai gas dan strategi mitigasi harus segera diberikan agar tidak menimbulkan ketidakstabilan di sektor industri. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan PHK massal dapat diminimalkan hingga berkurang signifikan.

Sebagai tambahan, rapat ini membuka ruang bagi pihak ketiga, seperti asosiasi industri dan organisasi pekerja, untuk memberikan masukan lebih lanjut. “Kami akan terus menggelar Meeting Results rutin untuk memastikan semua pihak tetap terlibat dalam proses ini,” ujar Cucun Syamsurijal. Ini menunjukkan bahwa dialog antara pemerintah, buruh, dan pengusaha akan terus berlangsung untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *