Pesan-Pesan Prabowo Saat Resmikan Bendungan di NTB dalam Konteks New Policy
New Policy menjadi tema utama dalam acara peresmian Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Proyek ini bukan hanya bentuk pengembangan infrastruktur air, tetapi juga bagian dari kebijakan pembangunan baru yang bertujuan memperkuat kemandirian nasional dan mengurangi kesenjangan antara daerah terpencil dengan pusat. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya peran pemerintah dalam merancang kebijakan yang progresif, terutama di bidang infrastruktur, sebagai wujud komitmen terhadap kemajuan bangsa.
Proyek Infrastruktur dalam New Policy
Peserta acara peresmian Bendungan Meninting menyaksikan Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 14.25 WITA, menggunakan mobil Maung warna putih. Kehadirannya direspon oleh warga dan pejabat yang telah berkumpul di lokasi. Sebelum memberikan sambutan, Prabowo memperkenalkan diri dengan salam dan menegaskan bahwa proyek ini adalah salah satu bentuk implementasi New Policy yang mengutamakan pengembangan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat.
“New Policy ini bukan sekadar perencanaan, tetapi tindakan nyata yang harus kita terapkan. Masalah bagi bangsa Indonesia juga masalah bagi kita semua. Saya minta kita introspeksi. Terutama para birokrat. Ini banyak birokrat di sini yang saya lihat. Birokrat introspeksi. Kita semua introspeksi,”
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa New Policy dirancang untuk memastikan proyek infrastruktur seperti Bendungan Meninting tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan jangka panjang. Ia menambahkan bahwa proyek ini akan membantu mengatasi masalah krisis air yang menjadi tantangan utama di banyak daerah, sekaligus mendorong pengembangan pertanian dan energi terbarukan.
Manfaat dan Dampak Proyek Bendungan
Bendungan Meninting, yang merupakan bagian dari New Policy, memiliki kapasitas penyimpanan air hingga 3,6 miliar kubik, mampu mengurangi risiko banjir di area seluas 932 hektare. Selain itu, proyek ini akan mendukung irigasi untuk lahan pertanian sekitar 39.540 hektare melalui jaringan irigasi total 279,98 km. Dengan New Policy, pemerintah berupaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan memastikan distribusi air yang lebih merata, terutama di wilayah yang terisolasi.
“Kejaksaan demikian juga. Anda jaksa ya di sana? Iya. Pakai bintang juga kau? Kau juga milik rakyat,”
Prabowo mengingatkan seluruh pejabat yang hadir dalam acara tersebut bahwa New Policy memerlukan keterlibatan aktif dari setiap instansi pemerintah. Ia menekankan bahwa keberhasilan proyek infrastruktur tergantung pada keseriusan dalam menjalankan tugas, baik dari birokrat, jaksa, maupun polisi. “Saudara-saudara, ini saya di setiap kesempatan saya memberi peringatan. Ada, ada yang tidak percaya sama Prabowo, ada? Enggak apa-apa. Yang penting kita mengerti,”
Pembangunan Berbasis New Policy
New Policy memberikan panduan untuk pembangunan berkelanjutan, dengan pendekatan yang lebih terpadu dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Proyek Bendungan Meninting menjadi contoh nyata bagaimana kebijakan ini mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara efisien. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa New Policy juga mencakup perbaikan sistem pemerintahan, termasuk peningkatan akuntabilitas pejabat dalam mengelola dana publik. “Saya terima kasih. Saya mengerti, saya paham, saya diberi kepercayaan oleh rakyat Indonesia, saya dipilih oleh rakyat Indonesia. Dan saya akan setia kepada rakyat Indonesia,”
Manfaat New Policy tidak hanya terlihat dalam proyek fisik seperti bendungan, tetapi juga dalam perubahan paradigma pemerintahan. Prabowo menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan menciptakan pemerintahan yang lebih transparan dan bertanggung jawab, dengan menjadikan kebutuhan rakyat sebagai prioritas utama. “Dengan segala apa yang saya miliki, dengan segala tenaga, dengan segala pikiran, dengan segala energi yang saya miliki. Hanya satu, saya akan mengabdi kepada bangsa dan rakyat saya,”
Proyek Lain dalam New Policy
- 1. Bendungan Keureuto (Kab. Aceh Utara, Provinsi Aceh)
- 2. Bendungan Rukoh (Kab. Pidie, Provinsi Aceh)
- 3. Bendungan Sidan (Kab. Gianyar, Provinsi Bali)
- 4. Bendungan Meninting (Kab. Lombok Barat, Provinsi NTB)
- 5. Bendungan Jlantah (Kab. Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah)
Keberhasilan New Policy diwujudkan melalui pemberdayaan berbagai sektor. Bendungan Meninting, yang diresmikan bersama empat proyek lain, membuktikan bahwa kebijakan ini mampu menggerakkan perubahan besar. Dengan dana total sebesar Rp 9,79 triliun, pemerintah berupaya menghadirkan solusi yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Prabowo juga menyebutkan bahwa New Policy akan terus dikembangkan dalam beberapa tahun ke depan, dengan fokus pada pengembangan wilayah terpencil dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
