Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Pos Keamanan di Thailand Ditembaki dan Dilempar Bom, 5 Tentara Tewas

Robert Hernandez - kabarnusantaraku.com 2 mins read

Sebuah pos pemeriksaan di wilayah Narathiwat, Thailand, menjadi sasaran serangan bersenjata yang menewaskan lima tentara dan melukai enam warga sipil. Insiden

Pos Keamanan di Thailand Ditembaki dan Dilempar Bom, 5 Tentara Tewas

Serangan Senjata dan Bom di Pos Keamanan Thailand: Lima Prajurit Gugur

Kabarnusantaraku.com – Sebuah pos pemeriksaan di wilayah Narathiwat, Thailand, menjadi sasaran serangan bersenjata yang menewaskan lima tentara dan melukai enam warga sipil. Insiden ini terjadi pada malam hari, Rabu (22/7), di kawasan yang sedang dilanda konflik separatis.

Rincian Serangan dan Korban

Berdasarkan rekaman CCTV yang ditayangkan media lokal, enam individu mengenakan pakaian hitam tiba menggunakan kendaraan pikap. Mereka kemudian melepaskan tembakan secara beruntun. Dua pelaku tambahan yang mengendarai sepeda motor juga terlihat ikut menembak di lokasi kejadian.

Militer Thailand mengonfirmasi bahwa lima anggota Task Force Ranger Regiment 45 tewas akibat tembakan dan bom pipa yang dilemparkan para penyerang ke Pos Pemeriksaan Bukeh Sami. Sementara itu, Departemen Hubungan Masyarakat Provinsi Narathiwat melaporkan enam warga sipil mengalami luka-luka.

“Tindakan terorisme yang terang-terangan,” demikian Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengecam serangan tersebut. Ia menambahkan bahwa aksi ini menjadi “ancaman serius terhadap keamanan nasional” serta “menghambat upaya perdamaian” di wilayah selatan.

Respons dan Dampak Serangan

Hingga saat ini, belum ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut. Para pelaku juga belum berhasil ditangkap. Pada Kamis (23/7), Gubernur Narathiwat Boonchuay Homyamyen mengunjungi para korban yang sedang dirawat di rumah sakit.

Salah satu korban adalah seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang mengalami luka tembak pada bagian kaki. Militer Thailand memberikan penghormatan kepada lima prajurit yang gugur dengan pernyataan resmi.

“Pengabdian dan pengorbanan mereka akan selalu dikenang dan dihormati dengan penghormatan setinggi-tingginya,” demikian pernyataan militer.

Pemimpin oposisi Thailand, Natthaphong Ruengpanyawut, juga turut mengecam serangan tersebut. Ia mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah dalam mengatasi situasi keamanan di wilayah selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *