Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Topics Covered: Gubernur DKI Jakarta Siap Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Mary Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Topics Covered: Pramono Anung Siap Cari Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat Topics Covered dalam kegiatan pembukaan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10

Topics Covered: Gubernur DKI Jakarta Siap Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Topics Covered: Pramono Anung Siap Cari Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Topics Covered dalam kegiatan pembukaan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026), menyoroti komitmen Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat ekonomi lemah. Ia hadir di lokasi acara pukul 16.30 WIB dan menegaskan bahwa program ini menjadi salah satu prioritas dalam menghadapi tantangan pendidikan di kota metropolitan. Acara tersebut dihadiri orang tua, calon siswa, serta perwakilan pemerintah daerah, menunjukkan keberhasilan inisiatif ini dalam menarik perhatian masyarakat.

Inisiatif Pendidikan untuk Masyarakat Kurang Mampu

Sekolah Rakyat, yang merupakan bagian dari program pendidikan nasional, dirancang untuk memberikan peluang belajar yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah. Pramono mengungkapkan bahwa perluasan program ini memerlukan kolaborasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk pemilik lahan yang bersedia diubah menjadi tempat belajar. “Topics Covered dalam acara ini menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat adalah solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki akses pendidikan tanpa hambatan ekonomi,” jelasnya.

Di SRMA 10 Jakarta Selatan, 190 siswa saat ini menikmati manfaat dari program Kartu Jakarta Pintar. Pramono menyebutkan bahwa wajah-wajah mereka penuh semangat dan menjadi simbol harapan bagi masa depan yang lebih baik. “Topics Covered dalam inisiatif ini adalah keberhasilan kita dalam memberikan pendidikan yang merata,” tegasnya.

Gubernur DKI juga menekankan bahwa pengembangan Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada jumlah siswa, tetapi juga kualitas pembelajaran. Ia menyoroti kegiatan yang ditampilkan oleh para siswa, seperti tarian Betawi, pertunjukan karate, dan pidato dalam tiga bahasa (Mandarin, Arab, Inggris), sebagai bentuk ekspresi yang menunjukkan kemajuan mereka. “Topics Covered dalam penampilan ini menggambarkan semangat generasi muda yang berani mengeksplorasi potensi diri,” ujarnya.

Kolaborasi dengan Pemprov DKI untuk Pemenuhan Infrastruktur

Di bawah bimbingan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto terus dikembangkan. Pramono menyebutkan bahwa saat ini Jakarta memiliki 10 lokasi rintisan sekolah, 8 di antaranya sedang menjalani renovasi untuk meningkatkan kapasitas. “Topics Covered dalam program ini mencakup perluasan ruang belajar, pendidikan karakter, dan pemberdayaan komunitas lokal,” tambahnya.

“Saya menyambut baik arahan Pak Gubernur untuk mempercepat realisasi Sekolah Rakyat. Ini sejalan dengan visi DKI Jakarta dalam memberikan layanan pendidikan yang lebih inklusif,” ujar Gus Ipul dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa pemerintah provinsi akan terus mendukung ekspansi program ini, termasuk mencari lahan tambahan di berbagai wilayah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pramono juga mengungkapkan pengalaman masa kecilnya di Kediri, di mana orangtuanya bekerja sebagai guru dan ia memiliki tujuh bersaudara. “Topics Covered dalam perjalanan saya membuktikan bahwa bantuan beasiswa sangat penting dalam membuka akses pendidikan. Kalau bukan karena program seperti ini, banyak anak tidak akan bisa melanjutkan studi,” jelasnya. Dengan kemajuan ini, ia yakin Sekolah Rakyat dapat menjadi mitra pemerintah dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Acara tersebut menjadi momentum untuk menggali lebih lanjut tentang program Sekolah Rakyat. Pramono menegaskan bahwa pemerintah DKI akan mendalamkan persiapan hingga program ini bisa berkembang secara optimal. “Topics Covered dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat bukan hanya sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pendidikan,” pungkasnya. Dengan dukungan penuh, ia berharap jumlah siswa yang bisa menerima pendidikan berkualitas akan terus meningkat dalam waktu dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *