Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Visit Agenda: Bocah 8 Tahun yang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan Meninggal

Emily Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Visit Agenda: Bocah 8 Tahun Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan Meninggal Visit Agenda - Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun yang terseret ombak

Visit Agenda: Bocah 8 Tahun yang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan Meninggal

Visit Agenda: Bocah 8 Tahun Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan Meninggal

Visit Agenda – Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun yang terseret ombak di Pantai Goa Cemara, Kabupaten Bantul, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal di Pantai Bugel, Kulon Progo, Senin (6/7). Jasad anak tersebut ditemukan sekitar pukul 16.20 WIB, dengan jarak sekitar 13 kilometer dari lokasi kejadian awal. Informasi ini menjadi sorotan utama dalam agenda wisata bahari sepanjang musim libur.

“Korban ditemukan di Pantai Bugel, Kulon Progo, sekitar pukul 16.20 WIB. Lokasi penemuan berada di sekitar 13 kilometer dari Pantai Goa Cemara,” ujar Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis, dalam pernyataannya.

Operasi SAR untuk kasus ini dilakukan selama dua hari, dengan tim gabungan yang terdiri dari empat unit SAR. Mereka melakukan pencarian melalui jalur darat, laut, serta udara menggunakan drone. Selama operasi, tim SAR juga memantau kondisi cuaca dan arus laut yang memengaruhi upaya penyelamatan. Setelah korban ditemukan, operasi resmi ditutup, dan semua personel kembali ke unit masing-masing.

Keterangan Saksi: Anak-anak Jadi Penyelamat

Dalam penjelasan dari Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, diceritakan bahwa jenazah bocah tersebut pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain layang-layang di tepi Pantai Bugel. Mereka melihat seseorang mengapung dan berteriak “ada mayat” setelah mengetahui identitasnya. Anak-anak ini menjadi saksi mata yang memberikan informasi awal tentang kejadian tersebut.

“Saksi mendengar teriakan anak-anak yang bermain layangan di tepi Pantai Bugel. Mereka berteriak ‘ono mayat’ setelah melihat jenazah mengapung di bibir pantai,” kata Sarjoko.

Tim SAR kemudian mengambil jenazah dan menyerahkan kepada tim medis Puskesmas Panjatan 2. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda kekerasan, namun wajah korban sudah terkelupas karena berada di laut selama dua hari. Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi para pengunjung yang ingin melakukan aktivitas wisata di daerah pesisir.

Latar Belakang Kejadian: Aktivitas Bermain di Pantai

Diberitakan sebelumnya, bocah yang berasal dari Kapanewon Banguntapan, Bantul, datang ke pantai bersama keluarganya sekitar pukul 12.00 WIB. Bersama ayah dan adiknya, ia mencari kepiting di sekitar wilayah tersebut. Setelah selesai, korban mencuci tangan dan kaki di tepi pantai, sebelum berjalan kembali ke arah kendaraan yang menunggu.

“Korban tiba-tiba terseret ombak dari arah samping saat sedang bermain di tepi pantai. Ayah korban langsung berusaha menyelamatkannya, tetapi hanya adiknya yang berhasil diselamatkan saat itu,” tambah Sarjoko.

Pantai Goa Cemara dan Bugel terkenal sebagai destinasi wisata populer di Yogyakarta. Namun, kejadian ini menunjukkan bahwa kegiatan seperti bermain di tepi pantai atau mencari ikan di laut harus diimbangi dengan kesadaran akan risiko ombak. Dalam agenda kunjungan, pengunjung diimbau untuk memperhatikan kondisi cuaca dan menghindari area berbahaya, terutama saat arus laut sedang ganas.

Dalam konteks Visit Agenda, kejadian ini menegaskan pentingnya persiapan dan keselamatan bagi wisatawan. Petugas SAR serta warga setempat berupaya maksimal untuk menemukan jenazah dalam waktu singkat. Meski berhasil ditemukan, kejadian ini menjadi pengalaman yang menyedihkan bagi keluarga korban dan pengunjung lain yang masih berada di area tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *