Skip to content
Yellow Desk
Agustus 1, 2026
Kumparanbola

Gavi Minta FIFA Tak Beri Sanksi Tambahan kepada Paredes

Lisa Johnson - kabarnusantaraku.com 2 mins read

Gavi Minta FIFA Tak Beri hukuman tambahan kepada Leandro Paredes setelah insiden panas di laga final Piala Dunia 2026. Gelandang muda Barcelona tersebut

Gavi Minta FIFA Tak Beri Sanksi Tambahan kepada Paredes

Gavi Minta FIFA Tak Beri Sanksi Tambahan kepada Paredes

Kabarnusantaraku.com – Gavi Minta FIFA Tak Beri hukuman tambahan kepada Leandro Paredes setelah insiden panas di laga final Piala Dunia 2026. Gelandang muda Barcelona tersebut secara terbuka membela rekan setim Argentina yang menjadi sorotan media global. Menurut Gavi, tindakan Paredes yang mendorong Eric Garcia seharusnya tidak memicu sanksi lebih lanjut dari federasi sepak bola dunia.

Detail Insiden yang Memicu Kontroversi

Peristiwa terjadi tepat setelah peluit panjang berbunyi menandai berakhirnya pertandingan. Paredes terlihat mendorong Eric Garcia di bagian leher dengan cukup keras. Gavi yang berada di dekatnya segera mencoba memisahkan kedua pemain, namun malah terjatuh setelah bertabrakan dengan Thiago Almada. Tidak lama kemudian, Paredes juga mendorong wajah Gavi hingga gelandang berusia 21 tahun itu ambruk ke tanah.

Gavi tidak menunjukkan sikap marah berlebihan. Sebaliknya, ia memilih untuk berbicara melalui media. Dalam wawancara eksklusif dengan El Partidazo de COPE, pemain Barcelona tersebut menyampaikan pandangannya secara jelas. Ia percaya bahwa sepak bola memang memiliki sisi yang lebih keras dan lebih agresif dibandingkan olahraga lainnya.

“Saya rasa dia tidak perlu mendapat skorsing,” kata Gavi dalam wawancara dengan El Partidazo de COPE. “Saya paham itu bukan contoh yang baik untuk anak-anak, tetapi sepak bola juga punya sisi yang lebih keras dan lebih agresif.”

Proses Investigasi FIFA Berjalan

FIFA telah membentuk tim khusus untuk meneliti seluruh insiden yang terjadi selama pertandingan berlangsung. Hasil penyelidikan akan menentukan apakah ada pemain, ofisial, maupun Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) yang akan menerima hukuman tambahan berupa skorsing atau denda. Proses ini melibatkan analisis video dan laporan wasit.

Meskipun demikian, FIFA menegaskan bahwa tidak ada tindakan disipliner terhadap Paredes selama pertandingan berlangsung. Awalnya beredar informasi bahwa wasit Slavko Vineic mengeluarkan kartu merah kepada gelandang AS Roma tersebut. Namun, kabar itu kemudian dikoreksi karena berasal dari kesalahan sistem informasi pertandingan FIFA.

“Yang paling masuk akal adalah jika memang melakukan pelanggaran, dia langsung mendapat kartu merah saat pertandingan. Bagi saya, semua itu masih bagian dari sepak bola,” lanjut pemain Barcelona tersebut.

Satu-satunya kartu merah yang benar-benar diberikan pada laga final adalah kepada Enzo Fernandez. Gelandang Argentina itu menerima kartu kuning kedua pada masa injury time babak kedua. Spanyol berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0, memastikan gelar juara dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah.

Gavi Minta FIFA Tak Beri sanksi tambahan karena ia melihat insiden tersebut sebagai bagian alami dari kompetisi tertinggi. Pemain muda Barcelona tersebut juga menekankan pentingnya melihat konteks keseluruhan sebelum mengambil keputusan. Ia percaya bahwa Paredes tidak berniat buruk saat mendorong rekan setimnya.

Reaksi Gavi mendapat dukungan dari berbagai pihak. Banyak mantan pemain yang menyatakan bahwa insiden seperti ini wajar terjadi di level tertinggi. Mereka juga mengingatkan bahwa sepak bola memang olahraga yang penuh emosi dan intensitas tinggi. Keputusan FIFA diharapkan dapat keluar dalam waktu dekat setelah proses investigasi selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *