Jeff Bezos Menilai Kesempatan Investasi di Liverpool
Kabarnusantaraku.com – Pendiri Amazon, Jeff Bezos, dilaporkan sedang mempertimbangkan peluang untuk menanamkan modal di Liverpool. Miliarder asal Amerika Serikat tersebut dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan konsorsium yang dikepalai oleh Amit Bhatia, mantan pemilik bersama Queens Park Rangers (QPR). Pembicaraan ini menyangkut rencana pembelian saham minoritas di klub Premier League.
Menurut laporan Sky News, Bezos masuk dalam daftar calon investor yang diundang untuk bergabung bersama konsorsium pimpinan Bhatia. Namun, sumber yang memahami situasi tersebut menyatakan bahwa belum ada kepastian apakah Bezos akan melanjutkan rencana investasinya di Liverpool.
Konfirmasi dari Fenway Sports Group
Fenway Sports Group (FSG), pemilik Liverpool saat ini, telah membenarkan adanya komunikasi dengan konsorsium tersebut. Juru bicara FSG mengungkapkan bahwa:
“Kelompok investor yang dipimpin, dikelola, dan diwakili oleh Amit Bhatia telah menyampaikan minat untuk melakukan investasi strategis berupa kepemilikan saham minoritas di Liverpool.”
FSG sendiri mengakuisisi Liverpool pada tahun 2010 dengan nilai sekitar 300 juta pound sterling. Selain mengelola The Reds, perusahaan yang dikendalikan John Henry juga memiliki klub bisbol Major League Baseball, Boston Red Sox.
Sebagai bagian dari persiapan transaksi tersebut, Amit Bhatia diketahui telah melepas kepemilikannya di Queens Park Rangers pada 21 Juli lalu. Sahamnya dialihkan kepada Ruben Gnanalingam, langkah yang diyakini dilakukan agar Bhatia dapat fokus pada rencana investasinya di Liverpool.
Dominasi Investor Amerika di Premier League
Jika investasi ini terealisasi, keterlibatan Bezos akan semakin memperkuat dominasi investor asal Amerika Serikat di Premier League. Saat ini, sekitar separuh dari 20 klub peserta liga kasta tertinggi Inggris dimiliki oleh pemilik atau kelompok investasi yang berbasis di Amerika Serikat. Sejumlah klub besar yang berada di bawah kendali investor AS antara lain Arsenal dan Manchester United.
Sementara itu, Crystal Palace juga dilaporkan tengah mempertimbangkan perubahan struktur kepemilikan melalui proses penjualan saham klub.
