Skip to content
Yellow Desk
Agustus 1, 2026
Kumparanbisnis

Announced: Pramono Usul Layanan Imigrasi & Check-In di Dukuh Atas, KA Bandara Bisa Ramai

Robert Hernandez - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Pramono Usulkan Tambahkan Imigrasi & Check-In di Dukuh Atas untuk Kembangkan KA Bandara Announced – Dukuh Atas, Jakarta, kembali menjadi sorotan setelah

Announced: Pramono Usul Layanan Imigrasi & Check-In di Dukuh Atas, KA Bandara Bisa Ramai

Pramono Usulkan Tambahkan Imigrasi & Check-In di Dukuh Atas untuk Kembangkan KA Bandara

Announced – Dukuh Atas, Jakarta, kembali menjadi sorotan setelah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengusulkan penambahan layanan imigrasi dan check-in di kawasan tersebut. Usulan ini bertujuan mengoptimalkan akses ke Bandara Soekarno-Hatta serta memperkuat sistem transportasi terpadu di Ibu Kota. Dukuh Atas sudah dikenal sebagai titik transit utama, dengan empat moda transportasi yang siap mendukung perjalanan warga. Namun, Pramono berharap Announced usulan ini bisa memberi peningkatan signifikan untuk memudahkan keberangkatan penumpang pesawat.

Proyek Pedestrian Deck Dukuh Atas

Announced usulan ini disampaikan dalam upacara peluncuran pedestrian deck berbentuk cincin donat di Dukuh Atas, Minggu (21/6). Fasilitas ini dirancang untuk menghubungkan empat kuadran utama kawasan, yaitu BNI, Landmark, UOB, dan Transport Hub. Pramono mengatakan, integrasi layanan imigrasi dan check-in akan menjadikan Dukuh Atas sebagai pusat mobilitas yang lebih modern. “Dengan Announced konsep ini, pengguna transportasi bisa menyelesaikan urusan perjalanan sejak di pusat kota,” ujarnya.

Konsep Terpadu untuk Percepat Keberangkatan

Pramono menekankan bahwa Announced inisiatif ini tidak hanya menambah fasilitas, tapi juga mengubah cara kerja sistem transportasi. Ia menyebut, kereta bandara akan lebih efisien jika diintegrasikan dengan layanan imigrasi. “Fasilitas ini akan mempercepat proses keberangkatan penumpang, sehingga tidak perlu menunggu lama di terminal,” tambahnya. Keberadaan check-in di Dukuh Atas diharapkan mengurangi kerumunan di bandara dan meningkatkan kecepatan pengalihan penumpang ke moda transportasi lain.

“Lebih baik jika nanti selesai, barang-barang yang diolah UMKM kita buat duty free. Saya juga akan meminta OPD DKI Jakarta agar tempat ini menjadi lokasi imigrasi dan check-in,” kata Pramono.

Announced proyek ini menunjukkan komitmen DKI Jakarta untuk mengembangkan infrastruktur transportasi. Dukuh Atas, yang memiliki potensi menjadi pintu masuk utama ke bandara, akan menjadi pusat pengelolaan transportasi yang lebih lengkap. Dengan keberadaan layanan imigrasi, penumpang tidak perlu bolak-balik ke terminal, sehingga menghemat waktu dan energi. Selain itu, Pramono juga menginginkan fasilitas ini mendorong penggunaan transportasi umum secara lebih luas.

Announced usulan Pramono menghadapi tantangan dalam implementasi. Meski ada 70 ribu pengguna transportasi per hari, koneksi antar moda masih belum maksimal. Sejumlah warga mengharapkan perubahan ini bisa mengatasi masalah kepadatan di bandara. “Saya yakin Announced konsep ini akan memberi dampak positif,” lanjut Pramono. Ia juga menyebutkan bahwa integrasi imigrasi dan check-in akan menjadi bagian dari visi Jakarta sebagai kota yang lebih terorganisir.

Konektivitas yang Lebih Baik

Kawasan Dukuh Atas, yang sudah memiliki MRT Jakarta, KRL Commuter Line, LRT Jabodebek, dan TransJakarta, akan diperkaya dengan fasilitas yang bisa mengakomodasi kebutuhan penumpang. Pramono berharap Announced inisiatif ini mempercepat akses ke bandara dan mengurangi penumpukan kendaraan di jalur utama. Dengan pedestrian deck dan layanan imigrasi, penumpang bisa berpindah dari satu moda ke moda lain secara langsung, tanpa mengalami hambatan.

Announced konsep ini juga berdampak pada pengembangan sektor ekonomi. Pramono menargetkan pusat layanan imigrasi di Dukuh Atas akan menumbuhkan peluang usaha bagi UMKM lokal. Ia menyebutkan, barang dagangan dari pengusaha setempat bisa menjadi duty free yang diminati wisatawan. “Dengan Announced kehadiran imigrasi di Dukuh Atas, keuntungan ekonomi akan lebih merata,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *