Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparanbisnis

IHSG Ditutup Melemah 0,89 Persen ke Level 6.130, Bursa Asia Mayoritas Memerah

Robert Hernandez - kabarnusantaraku.com 2 mins read

Pasar saham Indonesia ditutup dengan tren negatif pada Selasa (28/7) setelah mencatatkan penurunan signifikan. IHSG Ditutup Melemah 0 89 Persen, dengan indeks

IHSG Ditutup Melemah 0,89 Persen ke Level 6.130, Bursa Asia Mayoritas Memerah

IHSG Ditutup Melemah 0,89 Persen ke Level 6.130

Kabarnusantaraku.com – Pasar saham Indonesia ditutup dengan tren negatif pada Selasa (28/7) setelah mencatatkan penurunan signifikan. IHSG Ditutup Melemah 0 89 Persen, dengan indeks utama anjlok 55,195 poin dari penutupan sebelumnya. Penurunan ini membawa IHSG ke level 6.130,588, mencerminkan sentimen investor yang cenderung hati-hati di tengah ketidakpastian global.

Pergerakan negatif ini didorong oleh beberapa faktor eksternal maupun internal yang mempengaruhi kepercayaan pasar. Investor asing menunjukkan tren net sell yang cukup signifikan, sementara investor domestik juga cenderung mengambil posisi defensif. Kondisi ini memperkuat IHSG Ditutup Melemah 0 89 Persen sebagai headline utama di pasar modal Indonesia hari ini.

Analisis Pergerakan Saham Individual

Dari sisi emiten, tercatat sebanyak 265 saham berhasil menguatkan harganya sepanjang sesi perdagangan. Sebaliknya, 360 saham lainnya mengalami pelemahan harga, menunjukkan dominasi tekanan jual di pasar. Sementara itu, 172 saham lainnya bergerak datar atau stagnan tanpa perubahan signifikan. Aktivitas perdagangan yang aktif ini tercermin dari total volume transaksi yang mencapai 24,880 miliar lembar saham.

Nilai transaksi sepanjang hari mencapai Rp10,704 triliun dengan frekuensi sebanyak 1.669.684 kali. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun IHSG Ditutup Melemah 0 89 Persen, aktivitas perdagangan tetap berlangsung dengan volume yang cukup tinggi. Nilai kapitalisasi pasar saat ini berada di angka Rp10.775,760 triliun, mencerminkan skala pasar yang masih solid.

Performa Bursa Asia yang Campuran

Penurunan IHSG terjadi seiring dengan pergerakan pasar regional yang menunjukkan tren berbeda-beda. Beberapa bursa Asia justru mencatatkan penguatan, sementara yang lain mengalami koreksi lebih dalam. Berikut rangkuman pergerakan indeks utama Asia:

Nikkei 225 di Tokyo mencatatkan penurunan tajam sebesar 3,95 persen atau 2.566,300 poin ke level 62.364,898. Sementara itu, Hang Seng Index di Hong Kong justru menguat 0,41 persen (103,669 poin) ke level 25.310,849. Shanghai Composite Index melemah 1,16 persen (44,939 poin) ke level 3.813,310. Straits Times Index di Singapura hanya terkoreksi tipis sebesar 0,02 persen (1,020 poin) ke level 5.619,220.

Kondisi ini menunjukkan bahwa IHSG Ditutup Melemah 0 89 Persen bukan merupakan fenomena isolasi, melainkan bagian dari tren pasar yang lebih luas. Namun, dibandingkan dengan Nikkei 225 yang turun hampir 4 persen, penurunan IHSG masih relatif terkendali. Hal ini memberikan gambaran bahwa pasar Indonesia masih memiliki daya tahan yang cukup baik di tengah volatilitas global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *