Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparanbisnis

Latest Program: IHSG Anjlok 2,12 Persen ke 5.871, Analis Beberkan Penyebabnya

Susan Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

IHSG Turun 2,12 Persen ke 5.871, Analis Beberikan Penyebab di Latest Program Latest Program - Dalam Latest Program yang dilansir pada Rabu (13 Juli 2022)

Latest Program: IHSG Anjlok 2,12 Persen ke 5.871, Analis Beberkan Penyebabnya

IHSG Turun 2,12 Persen ke 5.871, Analis Beberikan Penyebab di Latest Program

Latest Program – Dalam Latest Program yang dilansir pada Rabu (13 Juli 2022), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan, yaitu 127,05 poin atau setara 2,12 persen, mencapai level 5.871,98. Pergerakan ini terjadi setelah IHSG sempat menguat sebentar di awal sesi perdagangan, mencapai 6.010,34, di atas level penutupan hari sebelumnya yang sebesar 5.999,04. Kondisi pasar yang tidak stabil ini menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor eksternal dan internal yang memengaruhi dinamika investasi di pasar modal.

Pengaruh Peringkat Daya Saing Indonesia

Analis dari Mirae Asset Sekuritas menyoroti bahwa IHSG masih terpengaruh oleh peringkat daya saing Indonesia yang turun drastis selama dua tahun terakhir. Dalam Latest Program, disebutkan bahwa peringkat Indonesia berada di posisi 48 dari 70 negara, turun 21 tingkat sejak awal tahun 2022. Turunnya peringkat ini, menurut laporan analis, berdampak pada kepercayaan investor terhadap daya tarik pasar Indonesia sebagai tujuan investasi. Hal ini menjelaskan mengapa IHSG masih mengalami koreksi meski mengalami penyesuaian harga terkini.

Kondisi Eksternal Pasar Global

Di sisi eksternal, nilai tukar rupiah yang masih menguat di atas Rp 17.900 per dolar AS menjadi sorotan dalam analisis terkini. Dalam konteks Latest Program, penyesuaian rupiah ini dianggap sebagai indikasi sikap hati-hati investor asing terhadap pasar emerging market. Selain itu, keputusan Federal Reserve (Fed) AS dalam menaikkan suku bunga tetap menjadi faktor utama yang menekan kondisi pasar global, termasuk Indonesia. Dalam Latest Program, analis menjelaskan bahwa data inflasi PCE AS pada Mei 2022 mencapai 3,4 persen untuk core dan 4,1 persen untuk headline, yang masih di atas target 2 persen Fed. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa Fed akan terus menjaga kebijakan kenaikan suku bunga hingga 12 bulan ke depan.

“Kenaikan suku bunga AS memicu aliran dana keluar dari pasar emerging market, termasuk Indonesia. Hal ini sangat relevan dalam konteks Latest Program, karena investor mulai mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih aman,” kata Nafan Aji, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas.

Koreksi IHSG juga dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap kinerja ekonomi global. Dalam Latest Program, banyak analis mengingatkan bahwa situasi geopolitik dan ketidakpastian perang dagang masih menjadi penekan bagi investor. Kondisi tersebut memperkuat kecenderungan pasar untuk bergerak dalam rentang sempit, mengingat risiko pergerakan makroekonomi yang tidak terduga. Meski demikian, bursa tidak sepenuhnya mengabaikan peluang di sektor-sektor tertentu yang menawarkan pertumbuhan stabil.

Analisis Investor Terhadap Volatilitas

Dalam konteks Latest Program, volatilitas IHSG mencerminkan ketidakpastian investor terhadap kebijakan moneter global dan dampaknya terhadap pasar lokal. Nafan Aji menjelaskan bahwa meskipun IHSG mengalami penurunan, beberapa sektor masih menunjukkan kemungkinan rebound. Analis tersebut juga mengingatkan bahwa investor perlu memantau pertumbuhan ekonomi nasional, terutama sektor manufaktur dan pertanian, yang menjadi penopang utama perekonomian Indonesia.

Terlepas dari tekanan eksternal, Latest Program menunjukkan bahwa pasar bursa memiliki kemampuan adaptasi. Sejumlah pelaku pasar optimis bahwa IHSG akan kembali memperlihatkan kenaikan jika kebijakan moneter AS menunjukkan tanda-tanda penguatan. Namun, keberhasilan ini tergantung pada bagaimana investor menangani risiko volatilitas yang kian meningkat, terutama dalam suasana ketidakstabilan global seperti saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *