Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparanbisnis

Main Agenda: PLN Rombak Jajaran Direksi, Kini Ada Jabatan Wadirut

Daniel Lopez - kabarnusantaraku.com 4 mins read

PLN Perkenalkan Jabatan Baru, Wakil Direktur Utama Resmi Dilantik Main Agenda menjadi salah satu topik utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun

Main Agenda: PLN Rombak Jajaran Direksi, Kini Ada Jabatan Wadirut

PLN Perkenalkan Jabatan Baru, Wakil Direktur Utama Resmi Dilantik

Main Agenda menjadi salah satu topik utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2026, yang diadakan oleh PT PLN (Persero) sebagai bagian dari transformasi besar-besaran dalam struktur manajemen perusahaan. Dalam acara tersebut, Yusuf Didi Setiarto resmi dilantik sebagai Wakil Direktur Utama (Wadirut), menandai perubahan signifikan dalam jajaran pimpinan PLN. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi dan mendorong inovasi dalam layanan energi listrik, terutama dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di sektor energi nasional.

Struktur Direksi PLN yang Diperbarui

Perubahan ini menunjukkan komitmen PLN untuk mengoptimalkan peran setiap direktur dalam mencapai visi pembangunan berkelanjutan. Di antara perubahan penting, beberapa direktur mengambil tanggung jawab baru, seperti Nurlely Aman yang kini menjadi Direktur Legal dan Manajemen Human Capital, serta Sulistyo Biantoro yang menjabat sebagai Direktur Keuangan. Dengan adanya jabatan baru ini, PLN berharap dapat mempercepat proses digitalisasi, meningkatkan efisiensi operasional, dan menghadapi dinamika pasar yang terus berkembang.

“Main Agenda PLN kali ini adalah menyiapkan struktur direksi yang lebih adaptif dan kompetitif, sehingga dapat memastikan kemajuan transformasi energi secara berkelanjutan,” terang Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Jumat (19/6). Ia menekankan bahwa keputusan ini didasari oleh kebutuhan untuk mencocokkan kapasitas masing-masing direktur dengan visi jangka panjang perusahaan, termasuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan peningkatan daya saing di pasar energi global.

Dalam rencana transformasi, PLN juga memberikan kesempatan kepada para profesional muda untuk mengambil peran strategis. Yusuf Didi Setiarto, misalnya, memiliki pengalaman luas di bidang manajemen operasional dan pemasaran energi. Ia diharapkan dapat memimpin perusahaan dalam mengembangkan model bisnis yang lebih modern, terutama dalam menyediakan listrik yang andal dan ramah lingkungan. Selain itu, reorganisasi ini juga memperhatikan kebutuhan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, yang menjadi fokus Nurlely Aman sebagai Direktur Legal dan Manajemen Human Capital.

Pelaksanaan Main Agenda dalam Transformasi PLN

Main Agenda yang diusung PLN selama ini adalah membangun sistem energi yang lebih berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta meningkatkan akses listrik di daerah-daerah terpencil. Kehadiran jabatan baru seperti Wadirut dan Direktur Energi Baru Terbarukan akan memperkuat kemampuan perusahaan dalam mengelola proyek pembangunan infrastruktur, termasuk pengembangan energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon. Dengan keputusan RUPS 2026, PLN menunjukkan komitmen untuk mempercepat pencapaian target tersebut.

“Main Agenda PLN 2026 menitikberatkan pada tiga pilar utama: inovasi teknologi, peningkatan layanan kepada masyarakat, dan kesetaraan ekosistem energi,” jelas Edwin Nugraha Putra, Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN. Ia menambahkan bahwa reorganisasi ini tidak hanya sekadar perubahan struktur, tetapi juga bagian dari langkah konkret untuk memastikan pelaksanaan agenda tersebut berjalan efektif.

Struktur direksi yang baru dibentuk juga menggambarkan upaya PLN untuk menciptakan keseimbangan antara pengelolaan risiko dan pertumbuhan bisnis. Denny Triyanto, yang menjabat Direktur Manajemen Risiko, diharapkan dapat mengendalikan potensi ancaman dari perubahan regulasi, fluktuasi harga energi, dan persaingan yang ketat. Sementara itu, Daniel Karmel Fernando Tampubolon, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem, akan fokus pada peningkatan kapasitas jaringan listrik dan integrasi sistem yang lebih mutakhir. Semua perubahan ini dirancang agar Main Agenda PLN dapat mencapai visi jangka panjangnya dengan lebih baik.

Sebagai perusahaan listrik nasional terbesar di Indonesia, PLN telah terus bertransformasi sejak beberapa tahun terakhir. Perubahan jajaran direksi di tahun 2026 ini menjadi salah satu langkah kunci untuk memperkuat kapasitas operasional dan kepemimpinan. Melalui Main Agenda yang terus dijalankan, PLN berharap dapat menciptakan solusi energi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang. Selain itu, reorganisasi ini juga bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya energi nasional.

Darmawan Prasodjo, sebagai Direktur Utama, mengungkapkan bahwa Main Agenda ini akan menjadi landasan bagi perusahaan dalam mempercepat proyek-proyek strategis. “Kami ingin memastikan bahwa setiap bagian organisasi bekerja secara sinergis untuk menghadirkan energi listrik yang lebih andal, lebih cepat, dan lebih ramah lingkungan,” ujarnya. Dengan adanya Wadirut baru, PLN diyakini akan mampu menjaga momentum reformasi dan meningkatkan kinerja operasional dalam berbagai sektor, termasuk pengadaan energi, distribusi, dan pemasaran.

Perubahan ini juga mencerminkan komitmen PLN untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan lingkungan. Dengan kehadiran direktur yang lebih berpengalaman di bidang keberlanjutan dan inovasi, perusahaan berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pencapaian target emisi karbon yang telah ditetapkan. Main Agenda yang menjadi fokus utama ini akan terus diperkuat melalui keterlibatan aktif para direktur dalam berbagai program nasional, seperti transisi energi hijau dan peningkatan infrastruktur listrik di daerah-daerah yang masih kesulitan mengakses energi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *