Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparanbisnis

MRT Jadi Transportasi Umum Pertama di Jakarta yang Bisa Bayar Pakai Kartu Kredit

Sandra Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

MRT Jakarta kembali mencatatkan sejarah dengan menjadi MRT Jadi Transportasi Umum Pertama di ibu kota yang secara resmi mengintegrasikan sistem pembayaran

MRT Jadi Transportasi Umum Pertama di Jakarta yang Bisa Bayar Pakai Kartu Kredit

MRT Jadi Transportasi Umum Pertama di Jakarta Terima Kartu Kredit

Kabarnusantaraku.com – MRT Jakarta kembali mencatatkan sejarah dengan menjadi MRT Jadi Transportasi Umum Pertama di ibu kota yang secara resmi mengintegrasikan sistem pembayaran menggunakan kartu kredit nirkontak. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, meresmikan inovasi ini pada hari Rabu, 29 Juli 2020, di Stasiun MRT Bundaran HI. Langkah strategis ini menandai era baru dalam layanan transportasi publik Jakarta yang semakin modern dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dengan peluncuran sistem EMV Contactless ini, penumpang kini memiliki fleksibilitas lebih dalam melakukan pembayaran tiket. Pramono Anung menegaskan bahwa MRT Jakarta menjadi yang terdepan di Indonesia dengan menerima berbagai jenis kartu kredit internasional. Penumpang dapat menggunakan kartu Visa, Mastercard, serta kartu kredit lainnya yang kompatibel dengan teknologi nirkontak tanpa perlu membawa uang tunai atau kartu khusus MRT.

Hari ini secara resmi sistem pembayaran tiket menggunakan kartu kredit nirkontak atau yang disebut dengan EMV Contactless di MRT Jakarta dan ini adalah baru pertama kali yang ada di Indonesia menggunakan kartu kredit, apakah itu Visa atau Mastercard atau nanti yang lainnya bisa dilakukan.

Inovasi pembayaran kartu kredit ini bukan sekadar tren, melainkan bagian dari visi Jakarta sebagai kota metropolitan kelas dunia. Banyak kota-kota besar seperti Singapura, Tokyo, Shanghai, New York, dan Kuala Lumpur telah lama menerapkan sistem serupa. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin memastikan bahwa masyarakat Jakarta mendapatkan pengalaman transportasi yang setara dengan standar internasional.

Bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara, kemudahan ini sangat berarti. Sebelumnya, pengunjung asing harus membeli kartu khusus untuk menggunakan layanan MRT. Kini, dengan kartu kredit internasional seperti Visa dan Mastercard, mereka dapat langsung menikmati perjalanan tanpa repot mencari atau membeli kartu tambahan. Hal ini tentu meningkatkan daya tarik Jakarta sebagai destinasi wisata.

Dan inilah yang akan mengubah dan juga akan menarik bagi wisatawan yang berkunjung di Jakarta, yang selama ini kalau mereka akan menggunakan MRT harus menggunakan kartu khusus, sekarang dengan adanya Visa, Mastercard yang bisa digunakan mereka langsung bisa menggunakan itu.

Gubernur Pramono juga menyoroti data kunjungan wisatawan ke Jakarta yang telah melampaui 2,5 juta orang. Ia optimis bahwa kemudahan sistem pembayaran ini akan mendorong peningkatan jumlah kunjungan lebih signifikan lagi. Dengan MRT Jadi Transportasi Umum Pertama yang menerima kartu kredit, Jakarta semakin siap menyambut gelombang wisatawan global.

Ekspansi ke Moda Transportasi Lainnya

Inovasi pembayaran kartu kredit nirkontak di MRT Jakarta tidak berhenti di situ. Pramono Anung berharap sistem ini dapat diperluas ke berbagai moda transportasi umum lainnya di Jakarta dan sekitarnya. Targetnya mencakup LRT Jakarta, LRT Jabodebek, Transjakarta, hingga Transjabodetabek untuk mengadopsi teknologi yang sama.

Ke depan saya minta untuk LRT, Transjakarta, Transjabodetabek. LRT pun LRT Jakarta maupun LRT yang dibangun oleh pemerintah pusat bisa digunakan.

Ekspansi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem transportasi terintegrasi di Jakarta. Penumpang tidak perlu lagi repot dengan berbagai jenis kartu untuk setiap moda transportasi. Satu kartu kredit sudah cukup untuk menjangkau hampir seluruh jaringan transportasi publik di wilayah Jabodetabek.

Dengan demikian, MRT Jadi Transportasi Umum Pertama di Jakarta yang menerima pembayaran kartu kredit bukan hanya pencapaian tersendiri, melainkan fondasi untuk transformasi besar-besaran dalam sistem transportasi ibu kota. Inovasi ini mencerminkan komitmen pemerintah Jakarta dalam menyediakan layanan publik yang efisien, modern, dan ramah pengguna bagi seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *