Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparanbisnis

New Policy: Mandiri Donor Darah Kembali Hadir, Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region

Daniel Lopez - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Mandiri Donor Darah Kembali Hadir, New Policy Mendorong Partisipasi 280 Pendonor di 12 Wilayah New Policy - Dalam rangka menerapkan new policy yang lebih

New Policy: Mandiri Donor Darah Kembali Hadir, Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region

Mandiri Donor Darah Kembali Hadir, New Policy Mendorong Partisipasi 280 Pendonor di 12 Wilayah

New Policy – Dalam rangka menerapkan new policy yang lebih inklusif, Bank Mandiri kembali mengadakan kegiatan Mandiri Donor Darah sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kesehatan masyarakat. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat keterlibatan aktif Mandirian, nasabah, dan masyarakat umum dalam memberikan manfaat sosial. Dengan new policy yang lebih luas cakupannya, Bank Mandiri memastikan bahwa kegiatan donor darah dapat terjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia, sekaligus menjadi wadah untuk mendorong gotong royong di lingkungan kerja.

Program Mandiri Donor Darah yang diadakan pada Kamis (2/7) melibatkan 12 Region Bank Mandiri yang tersebar di berbagai provinsi. Total peserta mencapai 3.360 orang, terdiri dari 280 pendonor per region. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada jumlah peserta, tetapi juga pada keberlanjutan new policy dalam memenuhi kebutuhan darah yang terus meningkat. Bank Mandiri memperhatikan bahwa setiap lokasi acara dilengkapi fasilitas lengkap, seperti area registrasi, konsultasi kesehatan, serta tempat istirahat, untuk memastikan pengalaman donor yang nyaman dan efektif.

Kemitraan dengan PMI dan Institusi Kesehatan

Bank Mandiri menjalin kemitraan strategis dengan Palang Merah Indonesia (PMI) serta berbagai fasilitas kesehatan di setiap region. Kolaborasi ini memastikan bahwa kegiatan donor darah tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat yang membutuhkan. New policy yang diterapkan dalam program ini mencakup koordinasi lebih intensif dengan PMI untuk memenuhi permintaan darah harian dan meningkatkan jumlah pendonor di daerah terpencil.

“Melalui new policy ini, kami berupaya menjadikan Mandiri Donor Darah sebagai salah satu program yang berkelanjutan. Kemitraan dengan PMI dan fasilitas kesehatan tidak hanya mempercepat proses donor, tetapi juga memastikan darah yang didonasikan dapat sampai kepada yang paling membutuhkan,” jelas Adhika Vista, Corporate Secretary Bank Mandiri, dalam pernyataan resmi.

Proses Donor Darah dan Manfaat Sosial

Pelaksanaan new policy mengubah cara penyelenggaraan donor darah menjadi lebih sistematis. Sebelum donasi, peserta menjalani pemeriksaan kesehatan yang ketat, termasuk pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, dan hemoglobin untuk memastikan kondisi fisik mereka memadai. Selain itu, Bank Mandiri menyediakan informasi terkini tentang kebutuhan darah di berbagai daerah, sehingga mendorong partisipasi yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Donor darah bukan hanya berdampak langsung pada pasien yang membutuhkan, tetapi juga menjadi sarana untuk memupuk rasa tanggung jawab sosial. Dengan new policy, Bank Mandiri mengharapkan kegiatan ini dapat menjadi bagian dari budaya perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Adhika Vista menekankan bahwa new policy ini merupakan komitmen untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kegiatan sosial yang berkelanjutan.

Berikutnya, new policy Bank Mandiri juga mencakup pelatihan dan sosialisasi kepada pegawai serta masyarakat sekitar. Acara ini dihadiri oleh jajaran direksi, yang memberikan contoh bagus dalam menjalankan aksi kemanusiaan. Tak hanya itu, Bank Mandiri juga menyediakan perlengkapan donor yang aman, seperti alat tusuk jarum steril dan alat pengukur kesehatan, untuk meningkatkan kenyamanan peserta.

Dengan new policy yang diterapkan, Bank Mandiri berharap jumlah pendonor dapat terus bertambah, terutama di wilayah dengan kebutuhan darah yang tinggi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perusahaan keuangan tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peran sosial yang aktif. Dukungan dari PMI dan fasilitas kesehatan lokal memastikan program ini bisa berjalan secara optimal dan berdampak luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *