Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparanbisnis

Topics Covered: Pusat Finansial di Bali Tiru Konsep Dubai, Danantara-BP BUMN Siapkan Strategi

Linda Brown - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Bali Bertujuan Jadi Pusat Keuangan Internasional, BP BUMN Danantara Rancang Strategi Topics Covered - Topik yang dibahas dalam pertemuan kritis antara Badan

Topics Covered: Pusat Finansial di Bali Tiru Konsep Dubai, Danantara-BP BUMN Siapkan Strategi

Bali Bertujuan Jadi Pusat Keuangan Internasional, BP BUMN Danantara Rancang Strategi

Topics Covered – Topik yang dibahas dalam pertemuan kritis antara Badan Pengelola BUMN dan Danantara Indonesia mencakup pengembangan Bali sebagai pusat finansial internasional. Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala BP BUMN serta Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, dan Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, yang secara serius mengeksplorasi langkah-langkah strategis untuk mewujudkan visi tersebut. Tujuan utamanya adalah membangun ekosistem keuangan yang kompetitif, terstandarisasi, dan mampu menarik investasi besar yang berdampak langsung pada perekonomian nasional.

Ekosistem Keuangan yang Terintegrasi

Dony Oskaria menegaskan bahwa pusat finansial internasional (PFII) di Bali tidak hanya fokus pada pengembangan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai destinasi investasi. “PFII merupakan upaya untuk menciptakan kepercayaan yang kuat di ranah keuangan global, sehingga Bali bisa menjadi pusat yang mampu menyaingi model maju seperti Dubai,” tuturnya dalam keterangan resmi. Ia menyoroti pentingnya standar internasional dalam pengelolaan layanan keuangan, termasuk kebijakan pajak yang menarik bagi pelaku bisnis dan pengembangan peraturan yang mendukung pertumbuhan industri.

“Dengan ekosistem yang kompetitif dan berstandar global, kami ingin menghadirkan lebih banyak investasi yang memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Dony, dalam keterangan resminya, Rabu (15/7).

Model Dubai sebagai Inspirasi

Pemerintah mengambil inspirasi dari Dubai International Financial Centre (DIFC), yang dianggap berhasil mengubah Dubai menjadi salah satu pusat keuangan utama dunia. DIFC memberikan insentif seperti pajak korporasi 0% selama 40 tahun, serta membangun kawasan yang menarik lebih dari 50.000 profesional dan dikenal sebagai “Wall Street of MEASA” (Middle East, Africa, dan South Asia). Di Bali, strategi serupa akan diimplementasikan dengan memperkuat kemitraan antara sektor publik dan swasta, serta membangun lingkungan bisnis yang ramah dan inovatif.

Langkah-langkah ini mencakup penerapan praktek terbaik DIFC dalam menyediakan layanan keuangan modern, mendorong transparansi regulasi, dan meningkatkan akses pembiayaan bagi bisnis lokal. Menurut Dony, model Dubai juga memberikan pelajaran penting dalam mengintegrasikan kebijakan fiskal, hukum, dan infrastruktur keuangan untuk menciptakan daya saing yang seimbang. “Bali harus menjadi contoh nyata bagaimana negara berkembang bisa mengembangkan keuangan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Danantara, sebagai perusahaan yang berperan dalam pengembangan kawasan, telah berkomitmen untuk mendukung proses ini melalui pendekatan yang holistik. Beberapa aspek yang akan fokuskan antara lain pembangunan aset kritis seperti pusat perbankan, jasa keuangan, dan fasilitas investasi. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan layanan pendukung, seperti konsultasi hukum dan manajemen risiko, untuk menjamin kenyamanan investor. “Kami ingin menciptakan ekosistem yang berkelanjutan, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan,” jelas Pandu Sjahrir.

Pengembangan PFII di Bali diperkirakan akan memberikan dampak signifikan pada perekonomian Indonesia. Dengan mendorong aliran investasi langsung, kawasan ini diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong penguasaan teknologi keuangan. Selain itu, pembangunan ini juga akan memperkuat posisi Bali sebagai destinasi utama di kawasan Asia Tenggara, dengan layanan keuangan yang mengikuti standar internasional. “Ini adalah langkah strategis untuk menarik minat investor dari berbagai negara,” tambah Dony.

Kemitraan antara BP BUMN dan Danantara menjadi kunci sukses pengembangan ini. Kedua lembaga ini akan bekerja sama dalam menyusun rencana jangka panjang, termasuk memastikan keberlanjutan investasi melalui kebijakan yang konsisten. Kepala BP BUMN menegaskan bahwa proyek ini akan menjadi bagian dari upaya nasional dalam memperkuat sektor keuangan dan menarik minat investasi asing. “Bali adalah simbol bagaimana inisiatif keuangan bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi,” tuturnya. Topik yang dibahas ini menunjukkan komitmen bersama untuk mencapai target tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *