Kronologi Balita di Maros Terbakar saat Ditinggal Ayahnya Nobar Piala Dunia
Insiden Tragis di Desa Benteng Gajah
Kronologi Balita di Maros Terbakar saat – Kamis dini hari, seorang balita perempuan berusia 4 tahun 10 bulan ditemukan tewas dalam kebakaran rumah di Sakeang, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Peristiwa ini terjadi saat ayah korban, Jirman (54), sedang pergi ke rumah tetangga untuk menonton bola piala dunia bersama warga sekitar.
Kapolsek Tompobulu, AKP Muhammad Awaluddin Kadir, mengungkapkan bahwa dalam insiden tersebut satu balita meninggal dunia. “Dalam insiden itu, satu orang balita berusia 4 tahun 10 bulan meninggal dunia,” kata Kadir kepada kumparan.
Peristiwa Kebakaran dan Reaksi Ibu Korban
Sakriama, ibu korban, terbangun dari tidur dan melihat api menyala di dapur. Ia segera memeriksa sumber api, lalu panik karena api bergerak cepat. Saat melarikan diri, Sakriama sempat berusaha membangunkan anaknya di kamar, tetapi terlambat. Anak perempuan itu kemudian tertinggal di dalam kamar.
Saat Sakriama keluar, ia baru menyadari anaknya tidak ikut. Api yang sudah membesar menghalangi usahanya kembali memasuki rumah. Balita itu diduga terjebak di kamar saat api meluas.
Kontak dengan Petugas Pemadam
Jirman, setelah menyadari rumahnya terbakar, langsung berlari kembali dan menghubungi warga sekitar untuk berusaha memadamkan api. Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Maros tiba di lokasi serta memerangi kobaran api.
Api berhasil dipadamkan setelah upaya bersama warga. Dalam proses pendinginan, tim menemukan balita dalam keadaan meninggal. Korban kemudian dimakamkan di pekuburan keluarga yang berada di dekat rumahnya.
“Saat kejadian, ayah korban sedang asyik nonton bareng (nobar) bola piala dunia,” kata Kapolsek Tompobulu, AKP Muhammad Awaluddin Kadir kepada kumparan.
