Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Main Agenda: Habiburokhman: Prabowo Ingin Penegak Hukum Solid Tangani Korupsi Batu Bara

Christopher Wilson - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Main Agenda: Prabowo Dorong Penegak Hukum Solid Tangani Korupsi Batu Bara Main Agenda - Dalam upaya memperkuat Main Agenda pemberantasan korupsi, Ketua Komisi

Main Agenda: Habiburokhman: Prabowo Ingin Penegak Hukum Solid Tangani Korupsi Batu Bara

Main Agenda: Prabowo Dorong Penegak Hukum Solid Tangani Korupsi Batu Bara

Main Agenda – Dalam upaya memperkuat Main Agenda pemberantasan korupsi, Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memprioritaskan sinergi antarlembaga negara dalam menangani tiga dugaan kasus korupsi yang terkait dengan sektor batu bara. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberantas praktik korupsi secara tegas, terutama dalam bidang energi yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Main Agenda ini sejalan dengan rencana Prabowo untuk menciptakan sistem penegak hukum yang solid dan berkoordinasi dalam mengungkap kejahatan korupsi yang melibatkan oknum-oknum tertentu.

Menurut Habiburokhman, persatuan dalam kerja penegak hukum sangat penting untuk memastikan kasus-kasus korupsi dapat diselesaikan secara efisien. “Pak Prabowo sangat berharap aparat hukum tetap bersatu dan bergerak maksimal. ‘Kita sudah sepakat untuk tetap solid, insyaallah,’ tambah Habiburokhman saat berbicara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/7).” Ia menjelaskan bahwa kekompakan antarlembaga seperti Polri, Kejaksaan Agung, dan TNI menjadi kunci dalam mengoptimalkan investigasi kasus yang dugaannya melibatkan penggelapan dana dan pengaruh politik.

Main Agenda Korupsi Batu Bara: Tiga Kasus Utama

Dalam Main Agenda ini, tiga kasus korupsi batu bara menjadi fokus utama. Pertama, dugaan penyuplai batu bara yang terlibat dalam memicu pemadaman listrik di sejumlah daerah. Kedua, kasus PT Asabri yang menyeret nama mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ketiga, kegiatan korupsi yang melibatkan perusahaan-perusahaan besar di sektor energi. Habiburokhman menekankan bahwa Main Agenda ini bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga tentang penguatan sistem yang mampu mencegah korupsi di masa depan.

“Kasus ini mencerminkan ketidakseimbangan antara kebijakan dan praktik di lapangan. Kita harus memastikan bahwa penegak hukum tidak hanya fokus pada kasus yang telah terjadi, tetapi juga memperkuat pengawasan sebelumnya,” ujar Habiburokhman. Ia menambahkan bahwa Main Agenda ini juga melibatkan peran media dan masyarakat dalam memantau serta mendukung proses hukum yang transparan.

Menurut analisis, korupsi dalam sektor batu bara bisa merugikan negara hingga triliunan rupiah karena terkait dengan pengalihan dana subsidi ke pihak-pihak tertentu. Selain itu, kasus PT Asabri yang dikaitkan dengan kejahatan TPPU memperlihatkan betapa korupsi bisa mengarah ke bentuk penggelapan yang lebih kompleks. Dalam Main Agenda ini, Prabowo menegaskan bahwa penegak hukum harus bersikap tegas, tidak hanya dalam menyelidiki kasus, tetapi juga dalam menghukum pelakunya secara adil.

Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas) Irjen Pol Totok Suharyanto juga memberikan penjelasan mengenai penanganan kasus PT Asabri. “Kita telah kenakan pasal 4 dan atau pasal 5 juncto pasal 10 UU 8/2010, serta pasal 607 ayat 1 huruf b dan c di KUHP baru,” katanya. Ini menunjukkan bahwa pihak penegak hukum menggunakan berbagai perangkat hukum untuk menuntut oknum yang terlibat dalam korupsi. Totok menegaskan bahwa Main Agenda ini juga mengharuskan pemerintah menerapkan strategi yang lebih terpadu dalam pemberantasan korupsi.

Dalam rangka menghadapi Main Agenda yang ditetapkan Prabowo, Habiburokhman berharap semua lembaga negara tidak hanya bekerja secara terpisah, tetapi juga bersinergi dalam mengungkap fakta. “Seluruh instansi harus bergerak bersama dalam mewujudkan program Prabowo, termasuk dalam pemberantasan korupsi,” imbuhnya. Ia menekankan bahwa Main Agenda ini adalah bagian dari visi Presiden untuk menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih dan berkinerja tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *