Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Main Agenda: Saan Mustopa: DPR Kawal Pembenahan Tata Kelola MBG yang Dilakukan Pemerintah

Susan Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Main Agenda Saan Mustopa: DPR Terus Awasi Reformasi Tata Kelola MBG Main Agenda - Pengawasan DPR sebagai Pilar Main Agenda Main Agenda menjadi isu utama dalam

Main Agenda: Saan Mustopa: DPR Kawal Pembenahan Tata Kelola MBG yang Dilakukan Pemerintah

Main Agenda Saan Mustopa: DPR Terus Awasi Reformasi Tata Kelola MBG

Main Agenda –

Pengawasan DPR sebagai Pilar Main Agenda

Main Agenda menjadi isu utama dalam diskusi Saan Mustopa, wakil ketua DPR RI, saat menjelaskan peran lembaga legislatif dalam mengawasi penyempurnaan tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam wawancara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6), ia menegaskan bahwa DPR tidak hanya memantau komitmen pemerintah tetapi juga menjadi mitra dalam menyukseskan reformasi tersebut. “Main Agenda ini melibatkan kerja sama antara DPR dan pemerintah untuk memastikan MBG berjalan efektif dan mengakomodasi kebutuhan masyarakat,” kata Saan. Ia menambahkan bahwa sistem pengecekan dan keseimbangan tetap berlaku, seperti ketika masukan dari masyarakat tentang pelaksanaan MBG disikapi oleh komisi-komisi terkait, baik melalui kritik maupun tindak lanjut.

Evaluasi dan Perbaikan Proses MBG

Saan Mustopa menyebut bahwa revisi tata kelola MBG telah menjadi fokus utama Main Agenda DPR dalam beberapa bulan terakhir. Ia menjelaskan bahwa langkah-langkah perbaikan yang diusulkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) telah mendapat respons positif dari pemerintah. “Program MBG memerlukan evaluasi berkala agar bisa terus ditingkatkan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya. DPR, menurut Saan, menginginkan transparansi dalam pengelolaan anggaran dan distribusi bantuan, terutama setelah munculnya masalah hukum yang melibatkan pimpinan BGN. Ia menekankan bahwa proses reformasi ini harus berkelanjutan untuk menghindari kesalahan serupa di masa depan.

Pada kesempatan yang sama, Saan Mustopa mengungkapkan bahwa DPR telah menerima aspirasi dari mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi terkait MBG. Aksi tersebut terjadi di depan gedung DPR beberapa waktu lalu, di mana peserta menyampaikan keluhan tentang kinerja program tersebut. “Saya bersama para pimpinan DPR lainnya telah bertemu dengan peserta aksi untuk mendengarkan langsung masalah yang mereka sampaikan,” jelas Saan. Ia menambahkan bahwa pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat Main Agenda reformasi MBG, termasuk memastikan bahwa langkah perbaikan yang diusulkan BGN dapat diimplementasikan secara tepat.

Dalam menjalankan perannya, DPR tidak hanya melakukan pengawasan pasif tetapi juga aktif mengajukan rekomendasi. Saan Mustopa menyatakan bahwa lembaga legislatif terus berupaya mengawal komitmen pemerintah, sekaligus memastikan bahwa isu-isu yang muncul dari masyarakat diperhatikan. “Main Agenda ini menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan harapan rakyat,” katanya. Saan menyoroti pentingnya dialog antara pemerintah dan DPR untuk mengoptimalkan pelaksanaan MBG, terutama dalam menyeimbangkan kebutuhan sosial dengan efisiensi birokrasi.

Saan Mustopa juga mengingatkan bahwa program MBG harus tetap menjadi prioritas dalam upaya memperbaiki kualitas pangan di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa sektor gizi memerlukan peningkatan kinerja agar bisa memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat. “Main Agenda reformasi tata kelola MBG bertujuan memastikan distribusi bantuan tidak hanya tepat waktu, tetapi juga tepat sasaran,” ujarnya. Saan menekankan bahwa DPR akan terus berperan aktif dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, dan keterlibatan masyarakat dalam penyempurnaan program tersebut.

Sebagai bagian dari Main Agenda ini, DPR juga menyoroti perlunya koordinasi dengan lembaga lain, seperti Kementerian Pangan dan Badan Gizi Nasional, untuk menyelaraskan langkah-langkah perbaikan. Saan Mustopa menyatakan bahwa evaluasi rutin dan audit independen harus menjadi bagian dari mekanisme pengawasan. “Melalui komite-komite khusus, DPR akan memastikan bahwa revisi tata kelola MBG dijalankan secara terbuka dan bertanggung jawab,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa komitmen untuk memperbaiki MBG tidak hanya bersifat sementara tetapi menjadi bagian dari kebijakan jangka panjang yang dirancang pemerintah.

Saan Mustopa mengakhiri wawancara dengan menyampaikan harapannya bahwa reformasi tata kelola MBG akan menjadi titik balik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Main Agenda ini tidak hanya mengenai program MBG, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong keterbukaan dan keadilan dalam pemerintahan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa DPR siap bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan program tersebut tidak hanya mencapai tujuannya tetapi juga memenuhi harapan masyarakat secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *