Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Reaksi PDIP hingga Golkar soal Kaesang Tantang Puan di Dapil Neraka

Joseph Garcia - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, telah resmi mengumumkan keinginannya untuk menjadi calon anggota DPR RI pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2029. Ia

Reaksi PDIP hingga Golkar soal Kaesang Tantang Puan di Dapil Neraka

Respons Partai Politik Terhadap Pencalonan Kaesang di Dapil Jawa Tengah V

Kabarnusantaraku.com – Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, telah resmi mengumumkan keinginannya untuk menjadi calon anggota DPR RI pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2029. Ia memilih Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V sebagai wilayah pertarungannya. Wilayah ini sering dijuluki sebagai “dapil neraka” mengingat tingginya konsentrasi politikus besar, khususnya dari PDIP, di dalamnya.

Kaesang Menegaskan Komitmen di Solo

Pengumuman tersebut disampaikan Kaesang saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi (Rakorda) DPD PSI Solo yang berlangsung pada Sabtu, 25 Juli. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kader PSI untuk lebih aktif berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Kader PSI harus aktif mengikuti kegiatan sosial masyarakat, mulai dari menghadiri pengajian hingga melayat ketika ada warga yang meninggal dunia. Kita datang sebagai masyarakat untuk mengucapkan duka kepada tetangga atau temannya.

Kaesang juga menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan sekadar sebagai ketua umum partai, melainkan sebagai bakal calon legislatif. Ia berjanji akan mendampingi seluruh kader, khususnya di Kota Solo, mengingat wilayah tersebut menjadi fokus teritorialnya.

Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai ketua umum, tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah. Insyaallah saya akan membersamai seluruh kader, terkhusus di Solo karena teritori yang diberikan kepada saya hanya di Kota Solo.

Respons DPD PDIP Jawa Tengah

DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah merespons rencana Kaesang dengan sikap santai. Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Dolfie Othniel Frederic Palit, menyatakan bahwa ia tidak perlu berkomentar过多 mengenai urusan partai lain.

Kaesang ya, ngapain saya komentarin orang, partai orang, kader orang. Enggak lah. Saya ngurusin partai sendiri aja.

Dolfie menjelaskan bahwa keputusan Kaesang untuk maju di dapil yang menjadi basis kuat PDIP, termasuk tempat Puan Maharani meraih kemenangan, adalah hak penuh Kaesang. Ia juga meyakinkan bahwa Kaesang bukan ancaman bagi kader PDIP yang akan bertarung di wilayah tersebut.

Ya, itu urusannya dia lah. Kenapa saya komentarin urusan orang? Saya urus partai saya sendiri, kader-kader saya sendiri aja.

Menurut Dolfie, saat ini pihaknya lebih fokus pada konsolidasi hingga tingkat akar rumput untuk mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029. Tujuannya adalah menjaga Jawa Tengah sebagai “kandang banteng” PDIP.

Kita kerja aja. Nanti kita buktikan PDI Perjuangan di Jawa Tengah itu masih kuat atau tidak. Nah, sekarang ini kami melakukan konsolidasi sampai di tingkat anak ranting.

Ganjar Pranowo: Kandang Banteng Tetap Kuat

Di sisi lain, Ganjar Pranowo, Ketua DPP PDIP, juga memberikan tanggapan. Ia tetap yakin bahwa Jawa Tengah akan terus menjadi “Kandang Banteng” bagi PDIP, meskipun PSI memiliki ambisi untuk menjadikannya “Kandang Gajah”.

Saya masih yakin kandang banteng.

Ganjar menilai bahwa pencalonan Kaesang merupakan hak politik yang dilindungi konstitusi. Ia juga tidak khawatir bahwa kehadiran Kaesang akan memengaruhi perolehan suara Puan Maharani, mengingat keduanya berasal dari partai yang berbeda.

Ya harusnya masyarakat punya hak. Dan negara melindungi hak turut serta dalam pemerintahan, jadi siapa pun boleh.

Enggak, enggak. Kita kan partainya beda.

Singgih Januratmoko: Persaingan Akan Panas

Singgih Januratmoko, Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi Golkar, menilai bahwa persaingan di Dapil Jawa Tengah V akan kembali menjadi sangat berat pada Pileg 2029. Ia sendiri pernah merasakan kerasnya pertarungan di wilayah tersebut.

Dapil Jawa Tengah V mencakup Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Solo. Berdasarkan rekapitulasi nasional KPU untuk Pileg 2024, total pemilih di wilayah ini mencapai 2.556.296 orang. Puan Maharani berhasil memimpin perolehan suara calon legislatif dengan meraih 297.366 suara, menjadikannya salah satu peraih suara terbanyak di daerah tersebut.

Dengan demikian, kehadiran Kaesang sebagai caleg PSI di wilayah yang selama ini menjadi basis PDIP menambah dinamika baru dalam persaingan politik di Jawa Tengah V. Semua pihak tampaknya siap menghadapi pertarungan yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *