Skip to content
Yellow Desk
Agustus 1, 2026
Kumparannews

Topics Covered: Minimarket di Sumut Disatroni Maling, 1.240 Rokok-10 Kotak Celana Dalam Hilang

Emily Davis - kabarnusantaraku.com 2 mins read

1.240 Rokok dan 10 Kotak Celana Dalam Hilang Peristiwa Pencurian di Minimarket Sumut Topics Covered dalam artikel ini membahas kasus pencurian yang terjadi

Topics Covered: Minimarket di Sumut Disatroni Maling, 1.240 Rokok-10 Kotak Celana Dalam Hilang

Minimarket Sumut Dicuri, 1.240 Rokok dan 10 Kotak Celana Dalam Hilang

Peristiwa Pencurian di Minimarket Sumut

Topics Covered dalam artikel ini membahas kasus pencurian yang terjadi di salah satu minimarket di Sumatera Utara. Insiden tersebut terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu. Dua pelaku, berinisial SH (31) dan RS (39), berhasil mengambil 1.240 bungkus rokok serta 10 kotak celana dalam dari gerai Indomaret pada pagi hari. Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut terjadi saat pelapor, seorang karyawan, membuka toko sekitar pukul 07.00 WIB.

Proses Penangkapan dan Penyidikan

Pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan. Setelah melalui proses pengejaran, RS berhasil ditangkap di penginapan Rantauprapat, sementara SH diamankan di Jalan By Pass Rantauprapat. “Petugas melakukan pemeriksaan di kamar nomor 6B penginapan dan menemukan satu orang terduga pelaku, RS. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah rokok yang diduga hasil pencurian,” jelas Wahyu dalam keterangannya, Kamis (18/6). Barang bukti yang diamankan mencakup satu unit sepeda motor Honda Supra, pakaian yang digunakan saat beraksi, serta berbagai jenis rokok.

Kasus ini menjadi sorotan karena nilai barang yang hilang cukup signifikan. 1.240 bungkus rokok dan 10 kotak celana dalam diperkirakan bernilai jutaan rupiah. Selain itu, penyidik juga menemukan bukti-bukti tambahan yang membantu memperkuat kasus tersebut. Wahyu menyampaikan bahwa tim investigasi terus berupaya mengungkap motif serta rencana kejahatan para pelaku. “Kami masih mengumpulkan informasi untuk memperjelas alur kejadian dan identitas pelaku lainnya,” terangnya.

“Dalam penyelidikan, petugas menemukan bukti bahwa aksi pencurian tidak hanya dilakukan secara spontan, tetapi juga direncanakan dengan matang. Para pelaku memanfaatkan waktu pagi saat toko sedang sepi untuk mengambil barang-barang yang mudah dibawa,” kata Wahyu. Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap karyawan dan pengunjung toko untuk memastikan tidak ada korban lain.

Dalam penyelidikan lanjutan, RS mengakui bahwa aksinya dilakukan bersama SH. Menurut keterangan RS, kedua pelaku telah merencanakan pencurian sejak beberapa hari sebelumnya. “Kami memilih waktu pagi karena toko sedang dalam proses pembersihan dan kurang diawasi,” katanya. SH juga menyetujui pernyataan tersebut dan menambahkan bahwa mereka menggunakan sepeda motor untuk membawa hasil pencurian ke tempat persembunyian.

Proses penyidikan terus berjalan, dengan para pelaku diperiksa lebih lanjut untuk memperjelas peran masing-masing. “Kami juga mengumpulkan bukti-bukti digital dari CCTV toko dan berkas-berkas barang bukti untuk memperkuat kasus,” jelas Wahyu. Selain itu, pihak kepolisian sedang memantau keberadaan barang-barang yang hilang, termasuk menghubungi supplier rokok dan pemasok celana dalam untuk memastikan kehilangan tersebut tidak memengaruhi pasokan di wilayah lain.

Topics Covered ini juga menyoroti pentingnya keamanan di toko-toko ritel, terutama di daerah dengan intensitas lalu lintas tinggi. Kapolres menekankan bahwa kejadian serupa pernah terjadi di beberapa titik lain di Sumut, sehingga perlu adanya penguatan pengawasan di lingkungan tersebut. “Kami berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi pengelola toko untuk lebih meningkatkan sistem keamanan,” ujarnya. Dengan menangkap dua pelaku, penyidik menilai langkah-langkah preventif telah membuahkan hasil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *