Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Visit Agenda: Penonton Konser Denny Caknan di Surabaya Ricuh, Anggota Babinsa-Damkar Terluka

Daniel Lopez - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Visit Agenda: Konser Denny Caknan di Surabaya Ricuh, Anggota Babinsa-Damkar Terluka Visit Agenda - Konser musik gratis yang digelar di Surabaya Expo Center

Visit Agenda: Penonton Konser Denny Caknan di Surabaya Ricuh, Anggota Babinsa-Damkar Terluka

Visit Agenda: Konser Denny Caknan di Surabaya Ricuh, Anggota Babinsa-Damkar Terluka

Visit Agenda – Konser musik gratis yang digelar di Surabaya Expo Center (SUBEC) pada hari Minggu, 5 Juli, berujung pada kericuhan yang menimbulkan luka pada dua anggota instansi keamanan dan layanan darurat. Penonton yang memadati area acara terus mengalir ke luar zona yang ditentukan, sehingga menyebabkan runtuhnya pagar pembatas. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran terkait pengelolaan kegiatan publik, terutama dalam konteks Visit Agenda yang bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat.

Penyebab Kericuhan dan Tindakan Panitia

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, kejadian tersebut dipicu oleh kerumunan penonton yang terus meningkat. “Pagar yang jebol terjadi karena penonton saling mendorong saat menikmati pertunjukan musik di SUBEC,” jelasnya dalam wawancara dengan wartawan pada Senin, 6 Juli. Pihak panitia menyatakan bahwa akses ke area konser telah ditutup malam hari karena jumlah peserta melebihi kapasitas. Namun, antusiasme yang tinggi membuat sebagian orang memaksa masuk melalui pintu yang sudah ditutup, menimbulkan konflik dengan petugas.

“Pagar yang jebol itu didorong secara paksa oleh penonton yang ingin masuk,” tambah Eddy. Insiden ini menunjukkan pentingnya pengendalian jumlah peserta dalam event yang dipromosikan sebagai bagian dari Visit Agenda.

Kericuhan tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, saat Denny Caknan sedang membawakan lagu-lagunya. Meski secara keseluruhan acara berjalan lancar, kekacauan yang muncul memberikan dampak negatif pada citra event tersebut. Sejumlah pengunjuk rasa mengeluhkan kurangnya persiapan dari panitia, terutama dalam mengantisipasi kepadatan peserta.

Hasil Insiden dan Korban

Dua anggota pihak keamanan terluka dalam insiden tersebut. Mereka adalah seorang anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Surabaya. Menurut Eddy, keduanya mengalami cedera ringan akibat dorongan massa saat mengendalikan alur penonton.

“Ada anggota Babinsa dan petugas pemadam kebakaran yang terluka,” tambah Eddy dalam wawancara serupa. Kondisi ini menyoroti perlunya harmonisasi antara Visit Agenda dan pengelolaan kualitas keamanan.

Setelah kejadian, petugas langsung memberikan pertolongan medis dan menutup area konser sementara waktu. Selain itu, kepolisian dan Damkar melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti keruntuhan pagar serta mengambil langkah-langkah pencegahan untuk event berikutnya. Insiden ini menjadi sorotan media dan masyarakat yang memantau perkembangan Visit Agenda.

Konteks Visit Agenda dan Denny Caknan

Konser Denny Caknan di Surabaya merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Visit Agenda yang digagas Pemerintah Kota Surabaya. Acara ini bertujuan memperkenalkan kota sebagai pusat kreativitas dan budaya, sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam program pemerintah. Denny Caknan, sebagai salah satu musisi lokal yang populer, memang menjadi pilihan tepat untuk menarik perhatian lebih luas.

Visit Agenda juga melibatkan berbagai inisiatif lain, seperti pameran seni dan workshop kreatif, yang bertujuan menjadikan Surabaya sebagai destinasi budaya. Namun, insiden pada hari Minggu menunjukkan bahwa perlu ada penyesuaian lebih lanjut dalam menjalankan kegiatan tersebut, terutama dalam menjamin keamanan peserta.

Respon Masyarakat dan Langkah Pemulihan

Setelah insiden terjadi, berbagai pihak memberikan tanggapan. Seorang warga yang menjadi saksi menyatakan bahwa kekacauan tersebut tidak terduga, meski tahu bahwa event tersebut memang penuh. “Saya sudah menunggu lama untuk menikmati konser, tapi tak sangka pagar tiba-tiba roboh,” katanya. Respons ini mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap Visit Agenda, namun juga kekecewaan atas pengelolaannya.

Dalam rangka memperbaiki kualitas Visit Agenda, Pemerintah Kota Surabaya berencana melakukan evaluasi menyeluruh. Langkah ini mencakup peningkatan fasilitas pengamanan, pengaturan akses yang lebih ketat, dan sosialisasi lebih awal kepada peserta. Selain itu, acara akan tetap dilanjutkan dengan skala lebih kecil untuk menghindari pengulangan insiden.

Visit Agenda menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah dalam membangun Surabaya sebagai kota yang ramah dan inovatif. Kecelakaan pada hari Minggu memberikan pelajaran bahwa pengelolaan event tidak hanya tentang kesenangan, tetapi juga tanggung jawab terhadap kesehatan dan keselamatan peserta. Dengan perbaikan ini, harapan besar akan tetap terus dipertahankan bagi suksesnya program Visit Agenda di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *