Pilot Malaysia Terungkap Pakai Trik Botol Urine untuk Menghindari Tes Narkoba
Kabarnusantaraku.com – Modh Saufi bin Othman, seorang pilot asal Malaysia, diduga kuat telah menyiapkan urine “bersih” sebagai strategi untuk mengelabui pemeriksaan narkoba. Tindakan ini dilakukan saat ia menjalankan perannya sebagai kurir penyelundup narkotika yang membawa barang haram menuju Indonesia.
Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, yang menjabat sebagai Kepala Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menjelaskan bahwa petugas berhasil menemukan sebotol berisi cairan urine di dalam barang bawaan tersangka. Temuan ini terjadi saat proses pemeriksaan rutin dilakukan.
“Jadi pada saat diperiksa itu kami nemuin dia itu bawa botol, isinya urine. Waktu kita tanya, urine yang ‘bersih’ tanda kutip ya, yang sebelum dia makai. Jadi memang ini sudah pemain gitu kan,” kata Hengky dalam keterangan yang diterima, Senin (3/8).
Menurut penjelasan Hengky, keberadaan botol urine tersebut mengindikasikan bahwa tersangka sudah memahami pola pemeriksaan yang lazim dilakukan oleh maskapai penerbangan maupun otoritas bandara. Dengan demikian, ia telah menyiapkan antisipasi untuk menghindari hasil tes narkoba yang positif kapan saja.
“Dia tahu misalnya nanti ada sidak oleh maskapai, Sidak oleh misalnya otoritas bandara, nah dia pakai urine itu nanti rencana dia,” ujarnya.
Riwayat Penyelundupan dan Penangkapan
Sebelumnya, Modh Saufi ditangkap setelah diduga berhasil menyelundupkan 14 bungkus ekstasi serta 4 gram sabu-sabu melalui penerbangan rute Kuala Lumpur-Jakarta. Dalam proses pemeriksaan, tersangka mengakui bahwa ia menerima imbalan sebesar 50 ribu ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 220 juta untuk penyelundupan kali ini.
Bea Cukai memperkirakan bahwa sekitar 70 ribu butir ekstasi yang dibawa tersangka memiliki nilai ekonomi mencapai hampir Rp 60 miliar. Penyidik juga mengonfirmasi bahwa Modh Saufi telah tiga kali menjadi kurir narkotika yang membawa barang haram ke Indonesia.
Penjeratan Hukum
Kini, penyidik Bareskrim Polri menjerat Modh Saufi dengan Pasal 113 ayat (2) juncto Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 609 ayat (2). Ia terancam hukuman maksimal berupa pidana mati atas tindakannya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Akal akalan Pilot Malaysia untuk Kelabui?
Akal akalan Pilot Malaysia untuk Kelabui is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Akal akalan Pilot Malaysia untuk Kelabui matter?
Akal akalan Pilot Malaysia untuk Kelabui matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
