Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparantech

Main Agenda: Roblox Bikin Fitur AI: Bisa Bikin Game Cukup Pakai Prompt dan HP

Robert Hernandez - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Roblox Hadirkan Fitur AI yang Membuat Game Cukup Gunakan Prompt dan HP Main Agenda – Roblox meluncurkan fitur baru berbasis kecerdasan buatan yang menjanjikan

Main Agenda: Roblox Bikin Fitur AI: Bisa Bikin Game Cukup Pakai Prompt dan HP

Roblox Hadirkan Fitur AI yang Membuat Game Cukup Gunakan Prompt dan HP

Main Agenda – Roblox meluncurkan fitur baru berbasis kecerdasan buatan yang menjanjikan revolusi dalam pengembangan game. Alat bernama Build ini memungkinkan pengguna menciptakan game secara mandiri hanya dengan menulis prompt sederhana dan memanfaatkan perangkat seperti smartphone atau tablet. Dengan Build, kreator tidak perlu memiliki keahlian teknis tinggi, karena AI akan mengubah perintah dalam bahasa alami menjadi desain game lengkap yang bisa langsung dimainkan. Teknologi ini merupakan bagian dari upaya Roblox untuk mendekatkan kreativitas game kepada lebih banyak pengguna, termasuk pemula.

Fungsi Build berjalan berdasarkan kombinasi model AI open-source dan model eksklusif yang telah dilatih menggunakan data 3D serta informasi permainan skala besar. Dalam contoh, pengguna bisa menulis prompt seperti “petualangan di hutan lebat dengan rintangan alam” dan Build akan menghasilkan struktur dasar game, termasuk karakter, latar, dan mekanik dasar, yang bisa diperbaiki, diuji, dan dibagikan. Ini mempercepat proses kreatif sekaligus mengurangi ketergantungan pada kemampuan desain manual.

Inovasi AI untuk Pengguna Berusia 9 Tahun ke Atas

Roblox menyatakan bahwa fitur Build dirancang untuk memudahkan pengguna berusia minimal 9 tahun yang sudah melewati verifikasi usia. Dalam masa uji coba yang dimulai 28 Juli 2026, wilayah Selandia Baru menjadi lokasi pertama yang bisa mengakses alat ini. Game yang dihasilkan akan tetap melewati proses peninjauan ketat sebelum dipublikasikan di katalog Roblox Kids atau Roblox Select, memastikan kualitas serta keamanan bermain.

Ketika game lolos verifikasi, pengguna berusia 16 tahun ke atas bisa mengaksesnya secara global. Roblox menekankan bahwa Build merupakan alat berbasis AI yang tidak hanya mempercepat pembuatan game, tetapi juga menginspirasi kreativitas anak-anak dan remaja. Dengan menggabungkan prompt dan HP, kreator bisa menghasilkan game berkualitas tanpa memerlukan perangkat komputer canggih.

Perkembangan Alat AI Lainnya

Dalam rangka meningkatkan pengalaman pengguna, Roblox juga sedang mengembangkan rangkaian alat AI baru yang akan diluncurkan dalam beberapa bulan mendatang. Selain Build, alat lain seperti Playtesting Agent dan Analytics Agent siap mengoptimalkan proses pengembangan. Playtesting Agent membantu mendeteksi bug sebelum game diuji oleh pemain nyata, sementara Analytics Agent memungkinkan kreator menanyakan kinerja game secara langsung tanpa membuka dashboard data.

Experiment Agent, yang menjadi bagian dari rangkaian alat AI tersebut, dirancang untuk mengidentifikasi jenis pengujian yang paling efektif dalam meningkatkan peningkatan pengguna, retensi, dan pendapatan. Semua alat ini didukung oleh model AI khusus yang terlatih dengan data gaming luas, sehingga mampu menghasilkan objek 3D fungsional dan lingkungan 3D yang bisa diintegrasikan langsung ke dalam game.

Main Agenda menyoroti bahwa kehadiran AI di Roblox tidak hanya menyederhanakan proses pembuatan game, tetapi juga membuka peluang bagi pengguna untuk bereksperimen secara lebih luas. Dengan fitur seperti Build, kreativitas bisa diakses oleh siapa pun, termasuk anak-anak, tanpa batasan teknis. Roblox berharap alat ini akan memperluas basis pengguna serta meningkatkan jumlah game yang dibuat secara mandiri.

“Kami yakin AI akan menjadi pendorong penting dalam mengubah cara orang bermain dan membuat game. Build adalah langkah awal menuju ekosistem yang lebih inklusif dan inovatif,” kata representasi Roblox dalam wawancara terbaru.

Perkembangan ini juga menunjukkan komitmen Roblox untuk tetap relevan di tengah persaingan industri game yang semakin cepat. Dengan memadukan teknologi AI dan aksesibilitas, Roblox berharap mendorong partisipasi lebih besar dari pengguna global. Dalam waktu dekat, alat AI lainnya akan diluncurkan untuk menyelesaikan masalah yang sering dihadapi pengembang, seperti debugging dan analisis performa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *