Skip to content
Yellow Desk
Agustus 7, 2026
Kumparanbisnis

Tol Prosiwangi Seksi 1-2 Siap Beroperasi, Tinggal Tunggu Simpang Susun Gending

Linda Brown - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan persiapan operasional untuk Tol Prosiwangi Seksi 1 2 Siap beroperasi. Ruas jalan

Tol Prosiwangi Seksi 1-2 Siap Beroperasi, Tinggal Tunggu Simpang Susun Gending

Tol Prosiwangi Seksi 1-2 Siap, Tinggal Tunggu Simpang Susun Gending

Kabarnusantaraku.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan persiapan operasional untuk Tol Prosiwangi Seksi 1 2 Siap beroperasi. Ruas jalan tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi yang mencakup Seksi 1 dan Seksi 2 dengan total panjang 24 kilometer telah rampung dikerjakan. Keberadaan kedua ruas ini diyakini akan memperkuat konektivitas di wilayah Tapal Kuda serta memperlancar distribusi logistik di Jawa Timur. Dengan status konstruksi yang telah selesai, masyarakat kini tinggal menunggu penyempurnaan Simpang Susun Gending sebagai penghubung dengan Tol Pasuruan–Probolinggo.

Peran Strategis Infrastruktur Nasional

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menekankan bahwa pembangunan jalan tol melampaui fungsi transportasi semata. Ia menjelaskan bahwa infrastruktur ini juga berperan sebagai pengungkit pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Kamis (6/8), Dody menyampaikan:

“Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional.”

Secara keseluruhan, proyek Tol Prosiwangi membentang sepanjang 175,4 kilometer dan dikerjakan dalam tujuh seksi oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Berikut rincian setiap seksi:

  • Seksi 1 Suko–Kraksaan: 12,8 kilometer
  • Seksi 2 Kraksaan–Paiton: 11,2 kilometer
  • Seksi 3 Paiton–Besuki: 25,6 kilometer
  • Seksi 4 Besuki–Situbondo: 42,3 kilometer
  • Seksi 5 Situbondo–Asembagus: 16,7 kilometer
  • Seksi 6 Asembagus–Bajulmati: 37,4 kilometer
  • Seksi 7 Bajulmati–Ketapang: 29,2 kilometer

Status Konstruksi dan Uji Laik Operasi

Dody menambahkan bahwa Tol Prosiwangi Seksi 1 2 Siap telah meraih Sertifikat Laik Operasi (SLO) menyusul selesainya seluruh pekerjaan konstruksi. Sementara itu, Seksi 3 yang menghubungkan Paiton hingga Besuki masih dalam tahap Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO). Kehadiran tol ini tidak hanya memangkas waktu tempuh, tetapi juga diharapkan memperlancar distribusi logistik ke berbagai kawasan industri dan pusat distribusi.

Menurut Dody, pembangunan ruas tol ini merupakan bagian dari transformasi PU608. Tujuannya adalah menghadirkan infrastruktur yang mampu meningkatkan efisiensi ekonomi, memperkuat daya saing nasional, serta mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Target tersebut dicapai melalui penurunan Incremental Capital Output Ratio (ICOR), peningkatan produktivitas, dan pemerataan pembangunan antarwilayah.

Menunggu Penyempurnaan Simpang Susun Gending

Meskipun Seksi 1 dan Seksi 2 telah mengantongi SLO, pengoperasiannya masih menunggu penyempurnaan ULFO Simpang Susun Gending. Simpang susun ini menghubungkan Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro) dengan Tol Prosiwangi. Pemeriksaan Uji Laik Fungsi dan Operasi telah dilakukan pada 16–17 Juli 2026 untuk memastikan seluruh fasilitas memenuhi aspek keselamatan, kelayakan fungsi, dan kesiapan operasional sebelum dibuka untuk masyarakat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Tim ULFO masih menemukan sejumlah aspek yang perlu disempurnakan oleh PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol selaku badan usaha jalan tol. Menindaklanjuti hasil tersebut, PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol menyatakan akan segera menyelesaikan seluruh rekomendasi dari Tim ULFO sebagai syarat sebelum dilakukan evaluasi lanjutan dan jalan tol dapat dioperasikan.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa panjang total Tol Prosiwangi? Tol Prosiwangi membentang sepanjang 175,4 kilometer dan dibagi menjadi tujuh seksi konstruksi.

Kapan Tol Prosiwangi Seksi 1-2 akan beroperasi? Pengoperasian masih menunggu penyempurnaan ULFO Simpang Susun Gending yang telah diperiksa pada 16–17 Juli 2026.

Apa itu SLO dan ULFO? SLO (Sertifikat Laik Operasi) menandakan jalan tol siap beroperasi, sedangkan ULFO (Uji Laik Fungsi dan Operasi) memastikan semua fasilitas memenuhi standar keselamatan dan kelayakan.

Siapa yang mengelola Tol Prosiwangi? PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi bertindak sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk proyek ini.

Berapa panjang Seksi 1 dan Seksi 2? Seksi 1 (Suko–Kraksaan) sepanjang 12,8 kilometer dan Seksi 2 (Kraksaan–Paiton) sepanjang 11,2 kilometer, total 24 kilometer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *