Skip to content
Yellow Desk
Agustus 7, 2026
Kumparanbisnis

Kinerja Industri Alas Kaki Masih Positif, Bisa Serap 966.147 Tenaga Kerja

Sandra Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Kinerja Industri Alas Kaki Masih menunjukkan tren positif yang menggembirakan bagi perekonomian nasional. Berdasarkan data terbaru, kelompok industri yang

Kinerja Industri Alas Kaki Masih Positif, Bisa Serap 966.147 Tenaga Kerja

Industri Alas Kaki Indonesia Catat Pertumbuhan Positif di Tengah Tantangan Global

Kabarnusantaraku.com – Kinerja Industri Alas Kaki Masih menunjukkan tren positif yang menggembirakan bagi perekonomian nasional. Berdasarkan data terbaru, kelompok industri yang mencakup kulit, barang berbahan kulit, serta alas kaki telah menyerap total 966.147 tenaga kerja hingga bulan Februari 2026. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 45.061 orang atau setara dengan 4,9 persen apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dari keseluruhan pekerja tersebut, sebanyak 845.511 orang berstatus sebagai tenaga kerja formal atau mencapai 87,5 persen, sementara sisanya sebanyak 120.636 orang bekerja secara informal. Kontribusi sektor ini terhadap total tenaga kerja di industri pengolahan nonmigas tercatat sebesar 4,82 persen.

Yoseph Billie Dosiwoda, Sekretaris Jenderal Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), menjelaskan bahwa sektor ini memiliki karakteristik padat karya yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Ia menambahkan bahwa setiap kenaikan pesanan maupun peningkatan kapasitas produksi akan berdampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja, pendapatan rumah tangga, serta aktivitas ekonomi di kawasan industri. Karakteristik ini menjadikan industri alas kaki sebagai salah satu pilar penting dalam penciptaan lapangan kerja di Indonesia.

Pertumbuhan Dua Digit di Kuartal II 2026

Secara tahunan atau year on year, industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki mencatatkan pertumbuhan sebesar 11,30 persen pada kuartal II 2026. Angka ini melampaui capaian kuartal I 2026 yang hanya sebesar 5,28 persen. Billie menyatakan bahwa pertumbuhan dua digit ini membuktikan bahwa industri alas kaki nasional tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga terus berkembang di tengah ketidakpastian perdagangan global.

Pertumbuhan dua digit ini menunjukkan bahwa industri alas kaki nasional bukan hanya mampu bertahan, tetapi juga terus berkembang di tengah ketidakpastian perdagangan global.

Secara kumulatif, sepanjang semester I 2026 kelompok industri tersebut tumbuh sebesar 8,25 persen. Jika dilihat secara kuartalan atau quarter to quarter, pertumbuhan yang tercatat masih positif sebesar 2,72 persen. Pencapaian ini menjadi modal penting bagi pelaku usaha untuk membangun optimisme, menjaga keberlanjutan investasi, serta memperluas penyerapan tenaga kerja. Sektor ini juga menunjukkan ketahanan yang baik terhadap fluktuasi permintaan pasar internasional.

Ekspor dan Investasi Mendorong Ekspansi

Dari sisi kinerja ekspor pada tahun 2025, nilai ekspor alas kaki Indonesia mencapai USD 7,98 miliar atau naik 9,54 persen dibandingkan tahun 2024. Volume ekspor pada periode tersebut mencapai sekitar 601 juta pasang. Sementara itu, pada Januari-Maret 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa komoditas alas kaki menjadi salah satu penyumbang utama surplus perdagangan nonmigas Indonesia dengan Amerika Serikat, yaitu sekitar USD 1,49 miliar.

Dari perspektif investasi, realisasi untuk kelompok industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki sepanjang 2025 mencapai Rp 25,83 triliun. Angka ini meningkat hampir 70 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 yang sebesar Rp 15,20 triliun. Pada kuartal I 2026, realisasi investasi telah mencapai sekitar Rp 5,83 triliun. Peningkatan investasi ini mencerminkan kepercayaan pelaku usaha terhadap prospek jangka panjang sektor ini.

Data menunjukkan bahwa industri alas kaki memiliki peluang yang sangat besar. Tantangan tetap ada, tetapi tidak boleh mengurangi optimisme. Dengan kebijakan yang mendukung daya saing dan komitmen industri untuk terus meningkatkan produktivitas, kami yakin semester II 2026 dapat menjadi periode konsolidasi sekaligus ekspansi.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Industri Alas Kaki

Berapa total tenaga kerja yang diserap oleh industri alas kaki hingga Februari 2026? Total tenaga kerja yang diserap mencapai 966.147 orang, dengan kenaikan 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Berapa persen kontribusi industri alas kaki terhadap total tenaga kerja industri pengolahan nonmigas? Kontribusi sektor ini tercatat sebesar 4,82 persen dari total tenaga kerja industri pengolahan nonmigas.

Berapa nilai ekspor alas kaki Indonesia pada tahun 2025? Nilai ekspor alas kaki Indonesia mencapai USD 7,98 miliar atau naik 9,54 persen dari tahun 2024.

Berapa realisasi investasi industri alas kaki pada tahun 2025? Realisasi investasi mencapai Rp 25,83 triliun, meningkat hampir 70 persen dibandingkan tahun 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *